Pemkot Padang Panjang Terima Rp79 Miliar Dana Bencana, Proses Penyaluran ke Daerah Terdampak Berjalan

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 20:11:02 WIB
Pemkot Padang Panjang tengah memproses penyaluran dana bencana sebesar Rp79 miliar sesuai ketentuan.

PADANG PANJANG — Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, mengatakan proses administrasi dan mekanisme penyaluran bantuan yang bersumber dari alokasi TKD Bencana saat ini sedang berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Hal itu disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Bantuan TKD Bencana di Sumatera yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual, Rabu.

Anggaran Rp79 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana

Pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp79,01 miliar bagi Kota Padang Panjang. Anggaran ini difokuskan untuk mempercepat pembangunan kembali infrastruktur publik yang rusak akibat bencana, sekaligus memulihkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

"Prosesnya sedang berjalan. Kami berharap dalam waktu dekat bantuan yang telah dialokasikan dapat segera diterima oleh pihak terkait sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung percepatan pemulihan daerah terdampak bencana," kata Allex Saputra.

Solidaritas ke Aceh: Bantuan Rp3 Miliar untuk Dua Kabupaten

Tak hanya menerima, Pemkot Padang Panjang juga mengalokasikan bantuan keuangan sebesar Rp3 miliar bagi daerah terdampak bencana di Provinsi Aceh. Alokasi ini merupakan bentuk solidaritas antardaerah di Sumatera.

Allex Saputra yang mewakili Wali Kota Hendri Arnis merinci, bantuan tersebut terdiri atas Rp2 miliar untuk Kabupaten Nagan Raya dan Rp1 miliar untuk Kabupaten Aceh Tenggara. "Bantuan tersebut sebagai bentuk solidaritas antardaerah dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera," ujarnya.

Mendagri Minta Realisasi Segera, Pemantauan Ketat Dilakukan

Dalam rapat koordinasi tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta seluruh pemerintah daerah segera merealisasikan bantuan yang telah dialokasikan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan optimal.

"Dengan dukungan pendanaan yang memadai serta koordinasi yang baik, berbagai program pemulihan diharapkan dapat terlaksana secara optimal," tambah Allex. Pemerintah pusat, kata dia, akan terus melakukan monitoring dan evaluasi guna memastikan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan tepat sasaran serta sesuai target.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top