BMKG mencatat bahwa pola cuaca Sumatera Barat hari ini didominasi oleh hujan ringan, namun dengan waktu kejadian yang bervariasi antarkota. Kota Padang menjadi satu-satunya wilayah yang mengalami hujan ringan pada siang dan malam hari — artinya, warga ibu kota provinsi harus bersiap menghadapi dua gelombang hujan. Sementara itu, Pesisir Selatan hanya diguyur hujan pada siang hari, dan malamnya diprakirakan cerah. Situasi serupa terjadi di Tanah Datar, di mana hujan ringan turun siang hari, tetapi malam berganti menjadi kabut atau asap yang cukup pekat.
Kota Solok dan Kota Pariaman memiliki pola yang hampir identik: pagi cerah berawan, siang cerah atau berkabut, lalu hujan ringan baru turun pada malam hari. Artinya, warga di dua kota ini masih punya waktu untuk beraktivitas di luar ruangan hingga sore, namun harus waspada saat menjelang malam.
Kisaran suhu Sumatera Barat hari ini berada di angka 18–28°C. Kota Bukittinggi mencatat suhu terendah, yakni 18°C pada pagi hari, dengan puncak hanya mencapai 23°C — menjadikannya wilayah paling dingin. Sebaliknya, Kota Padang, Kota Pariaman, dan Agam sama-sama menyentuh 28°C pada siang hari, namun kelembapan tinggi akibat hujan ringan membuat suhu terasa lebih gerah daripada angka aktualnya.
Waktu paling kritis untuk suhu panas: siang hari di Agam dan Padang (28°C), disertai udara kabur di Agam yang bisa memicu rasa sesak. Waktu paling kritis untuk suhu dingin: malam hari di Bukittinggi, ketika suhu turun mendekati 18°C dan kabut mulai terbentuk.
Bagi pengguna jalan, khususnya di jalur lintas Sumatera yang melintasi Tanah Datar dan Agam, waspadai udara kabur pada siang hingga sore hari. Kabut tidak hanya mengurangi jarak pandang, tetapi juga membuat permukaan jalan menjadi licin meski tidak turun hujan. Nyalakan lampu utama dan kurangi kecepatan saat melintasi Tikam Batu atau Kayu Tanam.
Untuk petani di Pesisir Selatan dan Tanah Datar, hujan ringan yang turun siang hari justru menguntungkan karena tidak terlalu deras dan berhenti menjelang malam. Namun, petani di Agam dan Pariaman harus mewaspadai udara kabur yang bisa memicu embun tepung pada tanaman sayur. Disarankan untuk tidak menyiram tanaman pada sore hari agar kelembapan tidak berlebihan.
Nelayan di pesisir Kota Padang dan Pariaman sebaiknya melaut hanya pada pagi hari, karena potensi hujan ringan dan udara kabur meningkat mulai siang. Gelombang diprakirakan rendah hingga sedang, namun jarak pandang bisa terbatas.
| Kota/Kabupaten | Pagi | Siang | Malam | Suhu | Potensi Hujan |
|---|---|---|---|---|---|
| Agam | Cerah | Udara Kabur | Hujan Ringan | 24–28°C | Ya |
| Kota Bukittinggi | Cerah Berawan | Hujan Ringan | Udara Kabur | 18–23°C | Ya |
| Kota Padang | Cerah Berawan | Hujan Ringan | Hujan Ringan | 25–28°C | Ya |
| Kota Pariaman | Cerah Berawan | Udara Kabur | Hujan Ringan | 25–28°C | Ya |
| Kota Solok | Cerah Berawan | Cerah | Hujan Ringan | 19–25°C | Ya |
| Pesisir Selatan | Berawan | Hujan Ringan | Cerah | 23–28°C | Ya |
| Tanah Datar | Cerah Berawan | Hujan Ringan | Kabut/Asap | 20–24°C | Ya |
Sumber: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) — bmkg.go.id