BATUSANGKAR — PLN UP3 Payakumbuh melalui ULP Batusangkar menerjunkan personel untuk melakukan inspeksi jaringan distribusi dan pemeriksaan peralatan sebelum acara dimulai. Tim juga memperkuat sistem kelistrikan di titik-titik strategis lokasi festival.
Festival Minangkabau 2026 digelar di dua lokasi utama, yakni Istano Basa Pagaruyung dan Lapangan Cindua Mato. Kedua tempat ini menjadi pusat kegiatan budaya yang menarik ribuan pengunjung.
PLN menyiagakan personel yang melakukan monitoring secara intensif selama acara berlangsung. Manager PLN UP3 Payakumbuh, Yessi Indra, bersama jajaran dan tim ULP Batusangkar turun langsung memimpin kesiapsiagaan di lapangan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, Ajrun Karim, menegaskan bahwa keandalan listrik menjadi fondasi penting dalam mendukung kegiatan strategis daerah. Menurutnya, pasokan yang stabil mampu menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.
"Keandalan pasokan listrik merupakan fondasi penting dalam mendukung berbagai kegiatan strategis, termasuk agenda budaya yang mampu menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah," ujar Ajrun Karim dalam pernyataan resmi.
Festival Minangkabau tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga penggerak sektor UMKM dan ekonomi kreatif. Yessi Indra menyebut keberhasilan pengamanan kelistrikan merupakan hasil persiapan matang dan sinergi seluruh personel.
"Festival Minangkabau merupakan kebanggaan masyarakat Sumatera Barat sekaligus penggerak sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif. PLN berkomitmen menghadirkan listrik yang andal agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sukses," kata Yessi Indra.
PLN melakukan serangkaian langkah pengamanan mulai dari inspeksi jaringan distribusi, pemeriksaan peralatan, hingga penguatan sistem kelistrikan. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dan pengunjung dapat menikmati setiap rangkaian acara dengan aman dan nyaman.
Ke depan, PLN berencana terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Sumatera Barat. Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya, pengembangan pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi daerah.