Makan Bajamba digelar usai Rapat Paripurna DPRD Kota Pariaman dalam rangka Hari Jadi ke-24. Ribuan porsi makanan yang disajikan merupakan kontribusi seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemko Pariaman, desa dan kelurahan, BUMN, BUMD, serta Bundo Kanduang Kota Pariaman.
Wali Kota Pariaman Yota Balad, saat memberi sambutan, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah agenda rutin yang ingin dipertahankan ke depan. Ia juga menjelaskan bahwa pemindahan lokasi ke halaman balaikota merupakan upaya mendekatkan pemerintah dengan warganya.
“Kegiatan ini mudah-mudahan ke depan akan kita pertahankan. Mungkin selama ini setiap kegiatan makannya di Pendopo Wali Kota, tetapi hari ini kami ingin merasakan makan bajamba bersama masyarakat Kota Pariaman,” ujar Yota Balad.
Makan Bajamba adalah tradisi khas Minangkabau yang dilakukan dengan duduk bersama dalam kelompok-kelompok kecil di satu area yang telah ditentukan. Tradisi ini sarat nilai filosofis: mempererat silaturahmi tanpa memandang status sosial dan mengajarkan kebersamaan.
Yota Balad juga menyebut makna kegiatan ini adalah menumbuhkan kembali nilai gotong royong di tengah masyarakat. Ia berharap tradisi ini terus dilestarikan oleh generasi mendatang.
“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terlaksana setiap tahunnya, agar budaya kita selalu terjaga dan bisa dilanjutkan oleh anak cucu kita nanti,” pungkasnya.