PARIAMAN — Kota Pariaman kembali menjadi pusat perhatian pecinta olahraga sepatu roda tanah air. Sebanyak 756 atlet dari 42 klub memadati kawasan Pantai Cermin untuk berlaga di Kejurnas Pariaman Open yang berlangsung sejak Jumat (3/7/2026).
Wakil Ketua 1 Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Keanggotaan PB Porserosi, Alfroki Martha, menyebut kompetisi ini sebagai momentum penting bagi para atlet untuk menguji hasil latihan mereka di lintasan resmi. "Kompetisi ini menjadi ajang penting bagi para atlet untuk menguji hasil latihan dan kompetensi mereka di lintasan," kata Alfroki di Pariaman, Jumat.
Alfroki menjelaskan, pemilihan Pariaman sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Kota wisata itu memiliki lintasan sepatu roda berstandar nasional dan telah berpengalaman menggelar event serupa. "Panitianya juga sudah berpengalaman," imbuhnya.
Ia bahkan menilai, Pariaman berpotensi menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat internasional. Syaratnya, perlu penambahan fasilitas pendukung seperti tribun dan toilet permanen. Namun, Alfroki menambahkan, hal itu bisa disiasati dengan tribun dan toilet portabel.
Ketua Panitia Pelaksana, Syahroni Anwar, mengatakan peserta Kejurnas yang kedelapan ini tidak hanya berasal dari Pulau Sumatra, tetapi juga dari Jawa. Provinsi yang mengirimkan klub antara lain Sumatera Barat sebagai tuan rumah, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan Jawa Barat.
Menariknya, ajang ini diikuti oleh klub-klub berpengalaman sekaligus pendatang baru. "Tahun kemarin Medan (Sumut) juara umum di sini, sekarang mereka ikut lagi dengan full team, juga ada klub yang baru pertama ke sini," ujar Syahroni.
Kehadiran ribuan atlet dan official dari luar daerah memberikan dampak langsung bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Syahroni mengungkapkan, peserta tidak hanya memesan penginapan secara mandiri, tetapi juga ada yang mendapat rekomendasi dari panitia, terutama bagi klub yang baru pertama kali datang ke Pariaman.
"Alhamdulillah, berkat kegiatan ini penginapan penuh," tambahnya.
Kejurnas ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kota Pariaman. Selain lomba sepatu roda, pemerintah kota juga menggelar Hiburan Rakyat, makan bajamba, Festival Indang Kreasi, dan Bazar UMKM.