SUMATERA BARAT — Pertandingan baru berjalan 14 menit ketika wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran di kotak terlarang. Bruno Guimaraes, gelandang Newcastle United yang menjadi andalan lini tengah Brasil, maju sebagai eksekutor. Namun, Orjan Nyland terbaca arah bola dan sukses menepis tendangan pemain bernomor punggung 8 tersebut.
Kegagalan Guimaraes dari titik penalti menjadi titik balik awal pertandingan. Brasil, yang di atas kertas diunggulkan, kehilangan momentum untuk mengontrol permainan sejak babak pertama.
Nyland, kiper berusia 33 tahun, tampil gemilang dengan refleks cepat. Penyelamatan ini menjadi penyelamatan penalti pertamanya di turnamen besar bersama tim nasional Norwegia.
Brasil kini harus bekerja ekstra keras untuk membongkar pertahanan Norwegia yang rapat. Nyland yang sudah panas sejak menit awal membuat lini depan Brasil harus lebih kreatif mencari celah.
Hasil imbang tanpa gol hingga akhir babak pertama menunjukkan betapa efektifnya penyelamatan Nyland. Norwegia, yang tidak diunggulkan, berhasil menahan gempuran tim Samba berkat kepercayaan diri yang muncul dari penyelamatan kiper mereka.
Hasil pertandingan ini akan sangat menentukan perjalanan kedua tim di turnamen. Brasil yang gagal memanfaatkan peluang emas harus waspada terhadap serangan balik Norwegia yang dipimpin oleh Erling Haaland.
Bagi Nyland, malam ini menjadi miliknya. Satu penyelamatan penalti di menit awal bisa menjadi fondasi untuk kejutan besar di babak 16 besar.