JAKARTA — Iring-iringan kendaraan PM Lawrence Wong memasuki halaman Istana Merdeka tepat pukul 11.00 WIB, dikawal tujuh motoris dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Presiden Prabowo yang telah berdiri di Serambi Barat langsung menyambut tamunya begitu turun dari kendaraan.
Prabowo mengenakan setelan jas hitam lengkap dengan kopiah dan dasi biru muda. Sementara PM Wong tampil dengan jas hitam dan dasi merah marun. Keduanya bersalaman lalu berjalan bersama menuju beranda Istana Merdeka.
Upacara penyambutan diawali dengan lagu kebangsaan Singapura, dilanjutkan dengan Indonesia Raya. Setelah itu, sesi perkenalan delegasi dari kedua negara berlangsung sebelum agenda utama dimulai di dalam istana.
Sejumlah menteri mendampingi Presiden Prabowo, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Setelah sesi foto bersama di Ruang Kredensial, Prabowo dan Wong menggelar pertemuan empat mata di ruang kerja presiden. Rangkaian dilanjutkan dengan working lunch dan ditutup dengan pernyataan pers bersama.
Mengutip siaran pers Kantor Perdana Menteri Singapura, Minggu (5/7), pertemuan ini membahas perkembangan proyek bilateral yang sudah berjalan sejak Leaders' Retreat terakhir pada Juni 2025 di Singapura. Saat itu, kedua negara menghasilkan 19 kesepakatan strategis di berbagai sektor dan lima nota kesepahaman (MoU).
Selain mengevaluasi capaian tersebut, kedua pemimpin juga menjajaki mekanisme baru untuk memperkuat kolaborasi di bidang yang saling menguntungkan serta bertukar pandangan tentang perkembangan regional dan global. Pertemuan ini sekaligus menegaskan kembali komitmen memperdalam hubungan bilateral yang sudah berlangsung lama.