Harga Pertamax Turbo dan Dexlite turun mulai 1 Juli 2026, sedangkan Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
SUMATERA BARAT — PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Juli 2026. Kebijakan ini diumumkan berlaku per Rabu, 1 Juli 2026, dan masih berlaku saat pantauan hari ini, Jumat, 10 Juli 2026. Penurunan harga terpantau pada produk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Penurunan Harga BBM Nonsubsidi per Juli 2026
Berdasarkan data yang dirilis Pertamina, harga Pertamax Turbo untuk wilayah dengan tarif PBBKB 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya, kini dibanderol Rp19.300 per liter. Angka ini turun dari sebelumnya yang mencapai Rp20.750 per liter. Sementara itu, Dexlite di wilayah yang sama dijual Rp19.700 per liter, melemah dari Rp23.000 per liter.
Penurunan juga terjadi pada Pertamina Dex yang saat ini dibanderol Rp21.150 per liter, turun dari Rp24.800 per liter. Namun, untuk produk Pertamax dan Pertamax Green 95, Pertamina mempertahankan harga lama. Pertamax tetap di angka Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 masih bertahan di level Rp17.000 per liter.
Harga BBM Subsidi: Pertalite dan Biosolar Tetap Stabil
Untuk jenis BBM subsidi, Pertamina tidak melakukan perubahan harga. Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter, dan Biosolar tetap di angka Rp6.800 per liter. Kedua harga ini berlaku seragam di seluruh wilayah Indonesia, tanpa ada perbedaan antarprovinsi.
Daftar Harga BBM Pertamina per 10 Juli 2026 di Berbagai Wilayah
Berikut rincian harga BBM Pertamina di sejumlah daerah pada Jumat, 10 Juli 2026:
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur: Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp16.250, Pertamax Turbo Rp19.300, Pertamax Green 95 Rp17.000, Dexlite Rp19.700, Pertamina Dex Rp21.150.
Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung: Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp16.650, Pertamax Turbo Rp19.750, Dexlite Rp20.150, Pertamina Dex Rp21.650.
Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau: Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp17.000, Pertamax Turbo Rp20.150, Dexlite Rp20.550, Pertamina Dex Rp22.100.
Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur: Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Biosolar Nonsubsidi Rp19.600, Pertamax Rp16.250, Pertamax Turbo Rp19.300, Dexlite Rp19.700, Pertamina Dex Rp21.150.
Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur: Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp16.650, Pertamax Turbo Rp19.750, Dexlite Rp20.150, Pertamina Dex Rp21.650.
Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat: Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp16.650, Pertamax Turbo Rp19.750, Dexlite Rp20.150, Pertamina Dex Rp21.650.
FTZ Sabang & FTZ Batam: Harga Pertamax lebih murah dibanding daerah lain, seperti di Batam Pertamax Rp15.500 dan Pertamax Turbo Rp18.350.
Perbedaan harga antarwilayah dipengaruhi oleh komponen PBBKB (Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor) yang berbeda tiap provinsi. Konsumen disarankan mengecek harga di SPBU terdekat untuk memastikan angka pasti sesuai domisili.
Reporter:Muzakir Salim
Sumber:rctiplus.comThis article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.