SUMATERA BARAT — Selama ini pengunjung biasanya mengandalkan shuttle bus untuk berpindah antar anjungan di TMII. Kini ada opsi lain yang lebih bebas: mengendarai sendiri skuter listrik menyusuri jalur lingkar kawasan.
Puluhan skuter disediakan bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi liburan berbeda. Area TMII yang membentang 150 hektar membuat transportasi pribadi seperti ini jadi pilihan masuk akal, terutama kalau waktu kunjungan terbatas.
Titik sewa berada sekitar 100 meter dari pintu utama TMII, tepatnya ke arah timur. Di situ puluhan skuter berjejer menunggu penyewa.
Prosesnya cukup sederhana. Traveler tinggal mengonfirmasi kepada petugas, memilih durasi sewa, lalu menyelesaikan pembayaran. Metode pembayaran menerima QRIS maupun uang tunai.
Setelah transaksi beres, petugas menyerahkan unit skuter lengkap dengan helm. Dari situ traveler bisa langsung menyusuri jalur yang tersedia.
Tarif sewa dibagi berdasarkan durasi. Berikut rinciannya:
Dengan harga tersebut, traveler bisa menjelajahi jalur sisi selatan maupun utara TMII. Skuter listrik diizinkan melintas di sepanjang rute yang sudah ditentukan pengelola.
Sebelum menyewa, tentukan dulu spot yang ingin dituju. Rencana perjalanan membantu traveler memanfaatkan waktu sewa yang terbatas dan menghindari putar-putar tanpa arah.
Pertimbangkan juga durasi sewa sesuai bujet. Kalau hanya ingin merasakan sensasi berkendara, durasi 15 menit sudah cukup untuk memutar sebagian jalur.
Helm wajib dikenakan selama berkendara. Jangan mengendarai skuter dengan satu tangan karena keseimbangan mudah hilang dan risiko terjatuh meningkat.
Untuk pengalaman hemat, traveler bisa memilih memutar seluruh area tanpa berhenti di destinasi tertentu. Dengan cara ini, waktu sewa habis untuk menikmati suasana wajah baru TMII dari jalur yang tersedia.
Soal rute, petugas menyarankan mengikuti jalur lingkar yang sudah ada. "Kalau untuk muterin itu paling kita biasanya ngikutin jalurnya aja. Kalau untuk mulai jalurnya biasanya orang-orang dari arah selatan. Karena dia kan lingkaran, jadi ke selatan itu ke arah Anjungan Jawa sama Jakarta dulu, lalu muter lewat yang kiri ada anjungan Sumatra dan Kalimantan," kata salah satu petugas sewa skuter TMII kepada detikTravel, Rabu (9/9/2026).
Bagi yang ingin mampir ke museum, arahkan kendaraan ke sisi kanan jalur. "Kalau yang lebih banyak museum biasanya di kanan. Kalau pada tujuannya museum di kanan, kalau hanya untuk muterin doang paling sekeliling dari Anjungan Jawa, Jakarta, baru nanti ke Sumatra sama Kalimantan," ujarnya menambahkan.
Untuk sekadar memutar kawasan, 15 menit cukup. Kalau ingin mampir ke satu atau dua anjungan, ambil durasi 30 menit agar tidak terburu-buru.
Datang pagi atau sore saat cuaca tidak terlalu terik. Bawa air minum dan kenakan pakaian nyaman karena sebagian jalur terbuka tanpa banyak peneduh.
Skuter listrik membuka cara baru menikmati TMII tanpa lelah berjalan kaki. Untuk informasi tarif dan ketersediaan unit terkini, traveler bisa mengonfirmasi langsung ke petugas di lokasi sewa atau kanal resmi TMII.