PLN Sumbar menghadirkan pompanisasi tenaga surya bagi petani di Nagari Tanjung Barulak, Sumatera Barat. Energi matahari menggerakkan pompa yang mengalirkan air dari Batang Manganan menuju lahan pertanian masyarakat setempat.
PADANG — PLN Sumbar menghadirkan program pompanisasi tenaga surya bagi petani di Nagari Tanjung Barulak. Energi matahari yang menyinari hamparan sawah di nagari tersebut kini tidak hanya menjadi cahaya, tetapi juga menggerakkan pompa air dari Batang Manganan menuju lahan pertanian masyarakat.
Selama ini, petani di Nagari Tanjung Barulak mengandalkan pasokan air dari Batang Manganan untuk mengairi sawah mereka. Kehadiran pompa berbasis tenaga surya memberi alternatif pengairan yang tidak bergantung pada listrik konvensional maupun bahan bakar.
Matahari yang menyinari hamparan sawah menjadi sumber energi yang bekerja menggerakkan pompa. Air dari Batang Manganan pun mengalir menuju lahan pertanian warga.
Pompanisasi tenaga surya memanfaatkan panel untuk menangkap energi matahari. Energi itu kemudian dipakai menggerakkan pompa yang menarik air dari sumber ke lahan pertanian.
Bagi petani Tanjung Barulak, sistem ini membuat pengairan sawah tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pasokan listrik atau bahan bakar pompa. Energi matahari tersedia setiap hari dan langsung dimanfaatkan di lokasi.
Kehadiran pompa tenaga surya menyentuh langsung aktivitas pertanian masyarakat Nagari Tanjung Barulak. Air dari Batang Manganan kini bisa dialirkan ke lahan tanpa hambatan berarti.
Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan PLN Sumbar terhadap sektor pertanian di wilayah tersebut. Petani setempat memperoleh kemudahan dalam mengairi sawah mereka.