PADANG PARIAMAN — Selain lima kabupaten yang berpotensi dilanda hujan petir, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang menyebar di sejumlah daerah lain dengan pola berbeda sepanjang hari. Di Pasaman Barat, hujan diprakirakan turun pagi hingga sore lalu kembali berpotensi muncul malam hari.
Kondisi serupa berlaku di Kabupaten Agam dan Kabupaten Lima Puluh Kota. Sementara Padang Pariaman, Kota Pariaman, Solok Selatan, Kota Padang, Pesisir Selatan, hingga Kepulauan Mentawai berpotensi diguyur hujan pada beberapa periode dalam sehari.
Kota Bukittinggi, Payakumbuh, Solok, dan Sawahlunto diperkirakan lebih banyak mengalami kondisi cerah berawan, berawan, atau berawan tebal. Meski begitu, hujan tetap berpotensi muncul pada waktu tertentu di keempat kota itu.
Pola hujan yang berbeda antardaerah ini membuat warga diminta menyesuaikan aktivitas luar ruang, terutama pada sore hingga malam.
Dari sisi suhu udara, BMKG memprakirakan suhu di Sumbar berada pada kisaran 19 hingga 32 derajat Celsius. Kota Bukittinggi menjadi wilayah dengan suhu terendah, yakni 19-26 derajat Celsius.
Suhu tertinggi hingga 32 derajat Celsius diprakirakan terjadi di Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Dharmasraya. Selisih suhu antara dua wilayah itu mencapai 13 derajat Celsius dibanding Bukittinggi.
Hujan disertai petir yang diprakirakan muncul sekitar pukul 19.00 WIB menjadi perhatian utama di lima kabupaten. Warga di Pasaman Barat, Pasaman, Tanah Datar, Solok, dan Sijunjung diminta waspada saat beraktivitas di luar rumah pada malam hari.
BMKG menyampaikan prakiraan ini berdasarkan pemantauan kondisi atmosfer terkini di wilayah Sumatra Barat. Informasi cuaca terbaru bisa dipantau melalui kanal resmi BMKG untuk mengantisipasi perubahan pola hujan.