PLN UID Sumbar Salurkan Bantuan untuk Warga Solok Terdampak Galodo, Serahkan ke Pemkab Arosuka

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Minggu, 27 September 2026 | 11:05:31 WIB
Bantuan PLN UID Sumbar diserahkan kepada Pemkab Solok di Arosuka, Jumat (25/9).

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Barat menyalurkan bantuan bagi warga Kabupaten Solok yang terdampak bencana galodo, diserahkan langsung di Arosuka pada Jumat (25/9). Bantuan diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Masheri Yanda Boy bersama Asisten III Eva Nasri dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Mardaus. Galodo menerjang kawasan Kompleks Perkantoran Pemkab Solok dan badan Jalan Raya Solok-Padang pada Senin (21/9) sekitar pukul 19.30 WIB.

SOLOK — Bantuan diserahkan Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Sumbar Bambang Santoso di Kabupaten Solok. Jenis bantuan meliputi bahan makanan, perlengkapan kebersihan, serta kebutuhan pendukung operasional dapur umum. Penyerahan dilakukan sebagai bagian dari kepedulian PLN terhadap masyarakat yang menjalani masa pemulihan pascabencana.

Bencana galodo terjadi setelah hujan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Solok sejak sore. Debit air di sejumlah aliran sungai meningkat, material longsoran dari perbukitan hulu Sungai Batang Laso terbawa arus hingga menerjang kawasan Arosuka. Luapan material juga mencapai badan Jalan Raya Solok-Padang di sekitar Kantor Bupati Solok.

Dampak Galodo di Arosuka dan Jalan Raya Solok-Padang

Lumpur, pasir, batu, dan air bah meninggalkan jejak kerusakan di sejumlah kawasan. Warga yang terdampak masih membersihkan sisa material sambil perlahan menata kembali aktivitas harian. Proses pemulihan tidak berhenti setelah air surut, tetapi berlanjut dengan pembersihan lingkungan dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

General Manager PLN UID Sumbar Ririn Rachmawardini menyebut kehadiran perusahaan tidak hanya soal menjaga keandalan kelistrikan. Menurutnya, kepedulian sosial jadi bagian dari tanggung jawab ketika masyarakat menghadapi situasi sulit.

"Ketika masyarakat menghadapi musibah, yang mereka butuhkan bukan hanya bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dukungan dan keyakinan bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit ini sendirian. Karena itu, PLN berupaya hadir memberikan dukungan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak," ujar Ririn.

Bantuan Dapur Umum dan Perlengkapan Kebersihan

Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan operasional dapur umum, bahan makanan, dan perlengkapan kebersihan. Ririn menilai pemulihan pascabencana membutuhkan waktu serta kolaborasi berbagai pihak. Bantuan diharapkan meringankan kebutuhan warga sekaligus mendorong mereka kembali menjalankan aktivitas secara bertahap.

"Kami memahami bahwa bantuan ini tidak serta-merta menghilangkan seluruh dampak yang ditimbulkan bencana. Namun, kami berharap dukungan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban masyarakat dan menjadi penyemangat bagi warga untuk kembali bangkit. Bagi PLN, kepedulian seperti ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat," tambahnya.

Respons Warga: Bantuan Makanan hingga Perlengkapan Sangat Berarti

Ita, salah seorang warga terdampak, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan berupa makanan, perlengkapan kebersihan, dan kebutuhan lain sangat berarti di tengah kondisi pemulihan.

"Saya sangat terharu dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan PLN. Di tengah kondisi seperti ini, bantuan berupa makanan, perlengkapan kebersihan, dan kebutuhan lainnya sangat berarti bagi kami. Terima kasih PLN sudah peduli dan datang membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah," ungkap Ita.

Ririn menutup dengan harapan agar bantuan menjadi bagian dari ikhtiar bersama meringankan beban masyarakat. Ia menekankan pentingnya menunjukkan kepedulian dan kebersamaan di tengah kondisi berat.

"Harapan kami sederhana, semoga apa yang diberikan PLN dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meringankan beban masyarakat. Dari sini kita ingin menunjukkan bahwa di tengah kondisi yang berat sekalipun, selalu ada kepedulian, kebersamaan, dan harapan untuk bangkit," tutup Ririn.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top