SUMATERA BARAT — Jalur pendakian di kawasan Pegunungan Kawi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, masih ditutup total bagi umum karena kebakaran hutan dan lahan belum sepenuhnya padam. Penutupan mencakup tiga gunung utama, yakni Gunung Buthak, Gunung Bokong, dan Gunung Panderman. Perum Perhutani KPH Malang menegaskan belum ada rencana pembukaan kembali jalur pendakian dalam waktu dekat.
Administratur Perum Perhutani KPH Malang, Kelik Djatmiko, menyatakan fokus pengelola saat ini tertuju pada operasi pemadaman, bukan pembukaan kembali akses pendakian. Titik api masih ditemukan di kawasan Pitrang, tepatnya di jalur jurang Jalu Mampang.
Tim darat belum bisa bergerak ke lokasi tersebut. Medan yang terjal dan risiko terhadap keselamatan anggota menjadi penghalang utama pemadaman di titik itu.
Penutupan jalur berlaku untuk beberapa gunung yang masuk kawasan Pegunungan Kawi atau Putri Tidur. Selain Gunung Buthak, Gunung Bokong, dan Gunung Panderman, seluruh jalur pendakian di kawasan ini masih tertutup untuk umum.
Langkah penutupan diambil demi keselamatan pendaki. Ancaman bukan hanya kobaran api, tetapi juga asap tebal dan potensi pohon tumbang di sepanjang jalur.
Kelik menegaskan pembukaan jalur tidak bisa dilakukan tiba-tiba. Diperlukan evaluasi menyeluruh dan pembenahan infrastruktur pendakian sebelum pendaki diizinkan kembali naik.
Pekerjaan paling penting pasca-kebakaran adalah penandaan ulang rute. Kebakaran yang berlangsung selama beberapa minggu dikhawatirkan merusak rambu petunjuk arah dan mengubah vegetasi penanda jalur.
"Dengan adanya kebakaran ini, jalur pendakian bisa jadi harus ditandai ulang. Ini penting dilakukan agar para pendaki nantinya tidak tersesat saat jalur kembali dibuka," ujar Kelik.
Operasi pemadaman udara di Pegunungan Kawi turut terdampak. Bantuan water bombing mulai dipindahkan ke lokasi yang dinilai lebih prioritas sejak sehari sebelumnya.
"Bantuan water bombing di pegunungan Kawi mulai kemarin dipindahkan lokasi yang lebih prioritas. Infonya untuk penanganan karhutla di Kalimantan," tandas Kelik.
Pemindahan ini membuat upaya pemadaman di titik-titik yang tersisa di Pegunungan Kawi sepenuhnya bergantung pada tim darat. Kondisi itu diperberat medan terjal yang membatasi pergerakan petugas.
Bagi traveler yang berencana mendaki Gunung Buthak, Gunung Bokong, atau Gunung Panderman, sebaiknya menunda jadwal hingga ada pengumuman resmi. Memaksakan naik saat jalur ditutup bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan diri sendiri.
Pantau terus informasi dari Perum Perhutani KPH Malang atau dinas pariwisata setempat untuk mengetahui kapan jalur dibuka kembali. Proses penandaan ulang rute biasanya memakan waktu, sehingga pendaki perlu menyiapkan rencana alternatif destinasi.
Pegunungan Kawi dikenal sebagai tujuan pendakian favorit di Jawa Timur dengan pemandangan savana dan kabut pagi yang khas. Namun keselamatan tetap prioritas utama. Menunggu jalur resmi dibuka jauh lebih bijak daripada mengambil risiko di kawasan yang belum dinyatakan aman.