SUMATERA BARAT — Contact Center PLN 123 meraih 20 penghargaan sekaligus predikat 2nd Runner Up dalam ajang The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2026 di Jakarta, 24 September 2026. Capaian ini mempertahankan PLN di jajaran tiga besar korporasi terbaik dan mengantarkannya mewakili Indonesia di Contact Center Asia Pacific (CC APAC) Awards 2026 pada November mendatang.
Penghargaan yang dikumpulkan CC PLN 123 terdiri dari 6 medali platinum, 5 gold, 5 silver, dan 4 bronze. Semuanya diraih lewat tiga kategori kompetisi: Program Korporat, Individu, dan Teamwork. TBCCI sendiri digelar Indonesia Contact Center Association (ICCA) dan tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-20, diikuti 62 perusahaan dan organisasi dari berbagai sektor se-Indonesia.
Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menyebut penghargaan ini sebagai apresiasi atas upaya korporasi meningkatkan kualitas layanan sesuai pengalaman dan harapan pelanggan. Penguatan dilakukan di berbagai aspek layanan CC PLN 123 untuk menjawab seluruh kebutuhan pelanggan.
"Penghargaan ini merupakan apresiasi dan dorongan penting untuk PLN agar terus meningkatkan kualitas layanan, khususnya CC PLN 123. Kami berkomitmen untuk selalu berinovasi, mempercepat respons, memperluas akses layanan, dan memastikan setiap pelanggan PLN mendapatkan pengalaman layanan yang semakin prima," ujar Rozy.
Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PLN, Joni, menambahkan bahwa pencapaian di TBCCI 2026 tidak lepas dari transformasi layanan yang berjalan beberapa tahun terakhir. Salah satu yang menonjol adalah pengembangan layanan digital terintegrasi PLN Mobile.
Aplikasi itu kini menjadi kanal utama pelanggan mengakses kebutuhan kelistrikan secara mandiri — mulai dari informasi tagihan, pengaduan gangguan, hingga permohonan penyambungan baru dan perubahan daya. CC PLN 123 sendiri beroperasi 24 jam lewat panggilan telepon 123, aplikasi PLN Mobile, media sosial, email, dan situs resmi PLN.
Volume interaksinya tidak kecil. Setiap hari, CC PLN 123 menangani sekitar 36 ribu interaksi pelanggan.
"Transformasi digital serta pengembangan kompetensi dan profesionalisme insan contact center yang kami lakukan bukan sekadar mengikuti tren, tapi upaya agar pelanggan bisa mengakses layanan PLN secara optimal, kapan saja dan di mana saja, dengan cara yang paling mudah bagi pelanggan," kata Joni.
Selain digitalisasi, CC PLN 123 mengembangkan konsep green contact center atau layanan pelanggan ramah lingkungan dan berkelanjutan. Upaya itu diwujudkan lewat digitalisasi layanan, penyediaan fasilitas ramah lingkungan, dan sejumlah program lain yang berkontribusi langsung terhadap lingkungan.
Langkah tersebut sejalan dengan tema TBCCI 2026 yang menyoroti pentingnya layanan pelanggan berbasis kecerdasan buatan. Joni menegaskan seluruh inovasi yang dilakukan berorientasi pada pelanggan.
"Ini adalah kemenangan seluruh pelanggan kami di Indonesia. Karena semua inovasi dan perbaikan yang kami lakukan bertujuan untuk memberikan pengalaman terbaik kepada para pelanggan," imbuh Joni.
Dari kategori Korporat, PLN membawa pulang tiga platinum lewat Agus Wijaya (Operation), Elva Nur (Employee Engagement), dan Faizal Fahri (Digital Innovation). Dua gold disumbangkan Ridha Aulianissa (Business Contribution) dan Verdiana Indah (Customer Experience).
Kategori Individu menyumbang penghargaan terbanyak. Al Mira Citra (Best of The Best Customer Service On Site), Deva Yuvarlina Anesty (Team Leader Outbound), dan Bima Nurwangsa (IT Support) masing-masing meraih platinum. Lima gold diraih Taqya Ailsha Dzikira, Fitri Wahyuningrum, dan Ni Kadek Widyantari Dwi Yulyanti, sementara Fahriza E., Nita Winarti, Rosalia Ika Widyasningrum, Chairunnisa, dan Fadilla Nanda Saputri membawa silver. Tria Andita, Nina Rosa Riana, dan Rizda Ramadhannia melengkapi koleksi dengan bronze.
Dari kategori Teamwork, Scheduling Team yang diisi Nasruddin dan Pradityo Dwi Santoso meraih bronze.
Bagi PLN, raihan ini menjadi modal menghadapi Contact Center Asia Pacific (CC APAC) Awards 2026 pada November nanti. Posisi di tiga besar TBCCI sekaligus menegaskan bahwa layanan pelanggan perusahaan listrik negara ini bersaing di level yang sama dengan contact center korporasi besar lintas sektor.