Bupati Solok Minta Jajarannya Percepat Pemulihan Sawah Terdampak Banjir Bandang Kayu Aro

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Rabu, 30 September 2026 | 15:11:31 WIB
Bupati Solok Jon Firman Pandu meninjau sawah terdampak banjir bandang di kawasan Kayu Aro, Sumatera Barat.

Pemerintah Kabupaten Solok mempercepat pemulihan lahan pertanian warga yang terdampak banjir bandang di kawasan Kayu Aro, Sumatera Barat. Bupati Solok Jon Firman Pandu meninjau langsung areal persawahan yang rusak dan meminta organisasi perangkat daerah terkait segera melakukan penanganan. Pendataan menyeluruh terhadap sawah terdampak disiapkan sebagai dasar menentukan tingkat kerusakan dan dukungan pemulihan.

SOLOK — Kerusakan lahan pertanian akibat banjir bandang di Kayu Aro membuat aktivitas warga yang menggantungkan mata pencaharian dari sektor pertanian ikut terganggu. Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan penanganan tidak boleh berlarut-larut agar petani bisa kembali mengolah sawahnya.

Dalam peninjauan di lokasi, bupati melihat langsung kondisi sawah yang rusak diterjang banjir bandang. Ia meminta organisasi perangkat daerah terkait mempercepat langkah pemulihan supaya lahan yang masih memungkinkan ditangani dapat segera produktif kembali.

"Kita minta segera dilakukan langkah-langkah pemulihan terhadap sawah masyarakat yang terdampak. Jangan sampai masyarakat terlalu lama menunggu untuk bisa kembali mengolah lahannya," ujar Jon Firman Pandu.

Pendataan Menyeluruh Jadi Dasar Penanganan

Pemkab Solok meminta pendataan menyeluruh terhadap areal persawahan yang mengalami kerusakan. Data itu dipakai untuk menentukan tingkat kerusakan, kebutuhan penanganan, serta bentuk dukungan yang diperlukan masyarakat dalam proses pemulihan.

Menurut bupati, percepatan pemulihan dibutuhkan agar lahan pertanian yang masih bisa ditangani tidak mengganggu aktivitas ekonomi warga dalam waktu panjang. Sawah yang kembali diolah berarti sumber pendapatan petani ikut pulih.

Program Oplah Disiapkan untuk Lahan yang Masih Bisa Dipulihkan

Pemerintah Kabupaten Solok menyiapkan dukungan melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah) bagi areal pertanian terdampak yang masih memungkinkan dipulihkan dan dimanfaatkan kembali. Program itu diarahkan untuk mengembalikan fungsi lahan sehingga petani dapat melanjutkan kegiatan produksi setelah penanganan bencana.

"Yang terpenting sekarang bagaimana sawah masyarakat ini bisa segera dipulihkan dan kembali bisa ditanami. Pemerintah akan mendorong percepatan penanganannya," kata bupati.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Solok didampingi Kepala Dinas Pertanian Deslirizaldi dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul. Perbaikan lahan lewat penanganan pascabencana dan dukungan program Oplah diharapkan mempercepat pemulihan sektor pertanian di Kayu Aro.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top