Pencarian

BEM Sumbar Wilayah II Apresiasi Bupati Pasaman Welly Suhery Terima Audiensi di Hari Libur, Ini 5 Aspirasi yang Disuarakan

Sabtu, 20 Juni 2026 • 19:16:01 WIB
BEM Sumbar Wilayah II Apresiasi Bupati Pasaman Welly Suhery Terima Audiensi di Hari Libur, Ini 5 Aspirasi yang Disuarakan
Bupati Pasaman Welly Suhery menerima audiensi mahasiswa BEM Sumbar Wilayah II di hari libur, Sabtu (20/6/2026).

PASAMAN — Bupati Pasaman Welly Suhery bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menerima audiensi puluhan mahasiswa dari empat perguruan tinggi di Sumatera Barat pada hari libur, Sabtu (20/6/2026). Pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Pasaman itu dipimpin langsung oleh Koordinator Wilayah II BEM Sumbar, Ridho Kurnia.

Dalam audiensi tersebut, mahasiswa menyampaikan lima pokok aspirasi yang menjadi perhatian utama. Mulai dari infrastruktur jalan, kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Pasaman, realisasi program rumah layak huni, hingga penguatan perguruan tinggi lokal dan pemerataan pembangunan.

Pelayanan RSUD Pasaman Disorot, Banyak Warga Pilih Rumah Sakit Swasta

Ridho Kurnia menyoroti masih banyaknya masyarakat yang memilih berobat ke rumah sakit swasta dibandingkan RSUD Pasaman. Menurutnya, persoalan ini harus menjadi perhatian serius, terutama dari sisi kualitas pelayanan dan ketersediaan fasilitas medis.

“Masih banyak masyarakat yang memilih berobat ke rumah sakit swasta dibandingkan RSUD. Kami melihat persoalan ini perlu menjadi perhatian bersama, terutama dari sisi pelayanan,” ujar Ridho dalam pertemuan tersebut.

Kondisi Jalan Rusak dan Program Rumah Layak Huni Jadi Sorotan Mahasiswa

Presiden Mahasiswa STAI YDI Lubuk Sikaping, Khairum Min Alfissyahrin, menyampaikan keluhan warga terkait kondisi jalan di sejumlah wilayah Pasaman yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius. Hal senada diungkapkan Haikal, perwakilan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sumatera Barat, yang berharap persoalan infrastruktur dapat dikaji secara komprehensif.

“Kami berharap berbagai persoalan ini dapat dikaji secara komprehensif sehingga menghasilkan solusi yang tepat demi kemajuan Kabupaten Pasaman,” kata Haikal.

Mahasiswa juga mempertanyakan perkembangan realisasi program rumah layak huni yang telah dijalankan pemerintah daerah. Ketua BEM ITS Khatulistiwa, Rengga, menekankan pentingnya peningkatan kualitas jalan sekaligus mendorong penguatan perguruan tinggi di Pasaman agar semakin diminati generasi muda setempat.

Bupati Welly: Kami Terbuka Terhadap Masukan dan Kritik Konstruktif

Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan, Bupati Welly Suhery mengapresiasi semangat mahasiswa sebagai mitra kritis pemerintah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap masukan dan kritik yang konstruktif demi mewujudkan visi dan misi pembangunan Pasaman dalam lima tahun ke depan.

“Niat baik adik-adik mahasiswa tentu kami dukung. Pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai masukan dan kritik yang konstruktif demi mewujudkan visi dan misi pembangunan Pasaman dalam lima tahun ke depan, baik di bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, ekonomi, maupun perlindungan anak,” ujar Bupati Welly.

Bupati Welly juga meminta seluruh OPD untuk terus meningkatkan kinerja, terutama dalam pelayanan publik. Ia mencontohkan pelayanan di rumah sakit dan puskesmas harus ditingkatkan, serta sosialisasi program pemerintah kepada masyarakat harus lebih maksimal. Program berobat gratis dan pelayanan bajak gratis disebutnya sebagai contoh program yang disusun berdasarkan data kebutuhan masyarakat.

Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Sumbar Wilayah II berasal dari STAI Lubuk Sikaping, ITS Khatulistiwa, Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat, dan IAI YAPTIP. Mereka menyatakan komitmen mendukung visi “Pasaman Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan” serta siap berpartisipasi dalam pengawasan pembangunan daerah.

Bagikan
Sumber: sumaterapost.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks