TANAH DATAR — Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kembali menyalurkan bantuan sosial kesehatan tahap kedua kepada 47 warga kurang mampu. Penyerahan bantuan berlangsung di Gazebo Indojolito, Jumat (3/7/2026).
Bantuan ini merupakan bagian dari Program Merdeka Berobat, program unggulan daerah yang membiayai seluruh biaya pengobatan masyarakat kategori desil 1 hingga desil 5. Anggarannya bersumber dari APBD Kabupaten Tanah Datar.
Total Dana Tembus Rp428 Juta
Plh. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar, Veri Winora, menjelaskan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama telah disalurkan kepada 23 orang dengan total anggaran Rp183.168.872.
“Dengan penyerahan tahap kedua hari ini, total dana yang telah disalurkan mencapai Rp428.510.604,” ungkap Veri dalam keterangannya.
Dana bantuan tersebut disalurkan langsung kepada Rumah Sakit M. Ali Hanafiah sebagai fasilitas kesehatan tempat pasien menjalani perawatan. Mekanisme ini memastikan dana tepat sasaran dan langsung digunakan untuk pelayanan medis.
Bupati: Tak Boleh Ada Warga Terhambat Biaya
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara. Ia memastikan tidak boleh ada warga yang terhambat mendapatkan layanan medis hanya karena terkendala faktor ekonomi.
“Program ini hadir untuk memastikan seluruh masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan jaminan kesehatan yang layak,” ujar Eka Putra.
Dukungan dari OPD Hingga Wali Nagari
Veri memberikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, hingga wali nagari yang telah mendukung kelancaran program ini. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan penyaluran bantuan.
Pemerintah berkomitmen melanjutkan program ini secara berkelanjutan. Veri berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi, mempercepat proses penyembuhan, serta memulihkan produktivitas para pasien.
Program Merdeka Berobat menjadi salah satu prioritas Pemkab Tanah Datar dalam menjamin akses kesehatan bagi warga miskin di daerah tersebut.