Pencarian

Pemkot Pariaman Resmi Operasikan HF Radar Pemantau Laut, Perkuat Mitigasi Tsunami di Pesisir Barat Sumatera

Senin, 06 Juli 2026 • 12:38:01 WIB
Pemkot Pariaman Resmi Operasikan HF Radar Pemantau Laut, Perkuat Mitigasi Tsunami di Pesisir Barat Sumatera
Plt. Direktur Meteorologi Maritim mengoperasikan HF Radar di Pantai Pariaman sebagai alat pemantau laut terbaru.

PARIAMAN — Pemerintah Kota Pariaman resmi mengoperasikan High Frequency (HF) Radar di kawasan Pantai Pariaman. Perangkat ini dirancang untuk memantau kondisi laut secara real-time dan memperkuat sistem peringatan dini tsunami di pesisir barat Sumatera.

Plt. Direktur Meteorologi Maritim Agie Wandala Putra mengoperasikan langsung radar tersebut saat peresmian, Jumat (3/7/2026). Ia menegaskan bahwa teknologi ini menjadi bagian dari jaringan observasi meteorologi maritim nasional.

HF Radar: Cara Kerja dan Fungsi Utama

HF Radar bekerja dengan memancarkan gelombang radio frekuensi tinggi ke permukaan laut. Gelombang yang memantul kembali ditangkap untuk mengukur arus permukaan, tinggi gelombang, dan mendeteksi perubahan muka air laut secara cepat.

Data ini menjadi input krusial bagi sistem peringatan dini tsunami. Ketika gempa bumi bawah laut terjadi, perubahan pola gelombang bisa terdeteksi lebih awal dibandingkan metode konvensional.

Lokasi Strategis di Pesisir Barat yang Rawan Gempa

Pariaman berada di pesisir barat Sumatera yang masuk dalam zona subduksi aktif. Wilayah ini tercatat pernah dilanda gempa besar dan tsunami pada 2004 serta 2010 yang merusak ribuan bangunan dan menelan korban jiwa.

Keberadaan HF Radar di Pantai Pariaman diharapkan memperpendek waktu respons. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bisa menyebarkan peringatan lebih cepat ke masyarakat pesisir.

Memperkuat Jaringan Observasi Maritim Nasional

Peresmian ini sekaligus menambah titik pemantauan dalam jaringan observasi meteorologi maritim Indonesia. Sebelumnya, alat serupa telah terpasang di beberapa lokasi seperti Padang, Bengkulu, dan Lampung.

Dengan tambahan satu unit di Pariaman, cakupan data arus dan gelombang laut di Samudra Hindia bagian barat Sumatera semakin rapat. Data ini tidak hanya berguna untuk mitigasi bencana, tetapi juga untuk keselamatan pelayaran dan aktivitas nelayan.

Tindak Lanjut: Sosialisasi dan Pemeliharaan Alat

Pemkot Pariaman berencana melakukan sosialisasi kepada masyarakat pesisir tentang cara membaca informasi peringatan dini. Pemeliharaan rutin alat juga menjadi prioritas agar sistem tetap berfungsi optimal.

Belum ada rincian anggaran pemeliharaan tahunan yang diumumkan. Namun, pemerintah daerah memastikan koordinasi dengan BMKG pusat akan berjalan untuk menjaga keberlanjutan operasional radar ini.

Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks