Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, dinobatkan sebagai pemerintah kota terbaik dalam program pendampingan, pemberdayaan, dan pengembangan gerakan koperasi tahun 2026 oleh Pemprov Sumatera Barat. Penghargaan yang diterima pada Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana Gubernur Sumbar, 17 Agustus 2026 ini menjadi pengakuan atas penguatan kelembagaan koperasi hingga tingkat kelurahan.
PADANG PANJANG — Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Padang Panjang, Zia Ul Fikri, mewakili Wali Kota Hendri Arnis.
Zia menyebut penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas berbagai program pemerintah daerah dalam membangun koperasi yang aktif, sehat, profesional, dan memberikan manfaat bagi anggotanya.
“Ini merupakan apresiasi dari Pemerintah Provinsi atas upaya pengembangan dan pemberdayaan gerakan koperasi yang dilakukan Padang Panjang,” kata Zia, Selasa.
Fokus Pembinaan Koperasi Syariah hingga Pelatihan Administrasi
Penguatan koperasi di Padang Panjang tidak hanya berhenti pada pembentukan kelembagaan. Pemkot gencar melakukan peningkatan kapasitas pengurus dan pengawas melalui pembekalan, pendampingan, serta pelatihan administrasi dan penyusunan laporan keuangan.
Salah satu program unggulan yang difasilitasi adalah pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih Syariah (KKMPS). Seluruh KKMPS di kota ini telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025.
Pembinaan juga melibatkan Dewan Pengawas Syariah (DPS) untuk memastikan tata kelola koperasi sesuai prinsip syariah.
41 Koperasi Aktif Buktikan Kesehatan Kelembagaan
Keberhasilan pembinaan tercermin dari tingginya kepatuhan pelaporan. Sebanyak 41 koperasi aktif di Padang Panjang telah menyelesaikan RAT Tahun Buku 2025.
Untuk memastikan tata kelola berjalan baik, Pemkot melakukan penilaian kesehatan terhadap 22 koperasi serta pembinaan dan pengawasan secara berkala terhadap seluruh koperasi yang beroperasi di daerah itu.
“Pembinaan tidak berhenti pada pembentukan koperasi, tetapi harus berlanjut hingga koperasi mampu dikelola secara tertib, sehat dan mandiri,” ujarnya.
Koperasi Jadi Fondasi Ekonomi Warga
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menegaskan penghargaan ini bukan titik akhir, melainkan pemacu untuk meningkatkan kualitas pembinaan koperasi. Menurutnya, koperasi yang kuat merupakan salah satu fondasi penting dalam memperluas akses ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Penghargaan ini sekaligus menjadi dorongan bagi kita untuk terus memperkuat pembinaan koperasi, terutama dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan dan kemandirian koperasi di daerah,” katanya.
Zia menambahkan, koperasi memiliki posisi strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Penguatan kelembagaan menjadi penting agar koperasi tidak sekadar berdiri sebagai badan usaha, tetapi mampu menjadi wadah ekonomi yang meningkatkan kesejahteraan anggotanya.