SAWAHLUNTO — Rapat koordinasi teknis yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Sawahlunto memutuskan kontingen daerah itu tetap dikirim ke Porprov XVI Sumatera Barat. Forum tersebut dipimpin langsung Wali Kota Riyanda Putra bersama Ketua KONI Sawahlunto Jhon Reflita.
Selain jajaran KONI, pertemuan dihadiri Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Inspektorat, serta perwakilan pengurus cabang olahraga yang akan tampil di ajang tingkat provinsi itu.
Jadwal Porprov Beririsan dengan Pencairan APBD-P 2026
Pelaksanaan Porprov XVI Sumbar berdekatan dengan proses pencairan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026. Kondisi itu membuat sejumlah kebutuhan teknis dan pembiayaan kontingen harus diselaraskan dengan tahapan pencairan anggaran.
Regulasi pengelolaan keuangan daerah turut menjadi acuan dalam menyusun skema pembiayaan. Pemerintah Kota Sawahlunto menyatakan telah menyiapkan dukungan bagi atlet, pelatih, dan ofisial melalui APBD-P 2026.
Dukungan tersebut mencakup pemberian reward atau penghargaan bagi atlet yang meraih prestasi di ajang olahraga tingkat Sumatera Barat.
Kebutuhan Lapangan Dibahas Bersama Pengurus Cabang Olahraga
Persoalan teknis dan anggaran menjadi salah satu pembahasan utama dalam rakornis tersebut. Pemerintah daerah dan pengurus olahraga menyamakan langkah dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran sekaligus ketentuan regulasi yang berlaku.
Berbagai kebutuhan yang muncul di lapangan dibicarakan satu per satu dalam forum itu. Hasilnya menjadi dasar bagi penyusunan dukungan yang bisa direalisasikan sesuai tahapan pencairan APBD-P 2026.
Riyanda Putra Sebut Koordinasi Kunci Cari Solusi Kendala
Wali Kota Riyanda Putra menilai dinamika dalam persiapan Porprov perlu dihadapi melalui musyawarah dan kebersamaan. Ia menyebut koordinasi antara pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, dan pihak terkait sebagai bagian penting untuk menemukan solusi atas berbagai kendala.
Pemerintah Kota Sawahlunto menyatakan komitmennya mendampingi kontingen hingga pelaksanaan Porprov XVI Sumbar. Tahapan berikutnya adalah penyesuaian kebutuhan teknis dan pembiayaan dengan jadwal pencairan APBD-P 2026.