Pencarian

WhatsApp Perluas Kontrol Orang Tua ke Akun Remaja, Pantau Aktivitas Grup

Kamis, 01 Oktober 2026 • 10:49:31 WIB
WhatsApp Perluas Kontrol Orang Tua ke Akun Remaja, Pantau Aktivitas Grup
WhatsApp memperluas fitur kontrol orang tua ke akun remaja untuk memantau aktivitas grup.

SUMATERA BARAT — WhatsApp memperluas fitur kontrol orang tua ke akun remaja, menambah notifikasi aktivitas grup dan pembatasan Meta AI. Sebelumnya fitur serupa hanya tersedia untuk akun pra-remaja. Pembaruan ini menyasar orang tua yang ingin mengawasi interaksi digital anak tanpa melanggar privasi pesan.

Perusahaan menegaskan kontrol ini tidak memberi orang tua akses ke pesan atau panggilan anak. Seluruh komunikasi tetap dilindungi enkripsi end-to-end.

Notifikasi Aktivitas Grup

Orang tua kini menerima pemberitahuan saat remaja bergabung atau keluar dari sebuah grup. Notifikasi juga muncul ketika grup yang sudah diikuti anak bertambah besar secara signifikan.

Fitur ini melengkapi kontrol sebelumnya yang memungkinkan orang tua menentukan siapa saja yang boleh menghubungi akun anak dan grup mana yang bisa diikuti.

Pengaturan Status dan Channels

Orang tua dapat mengatur bagaimana remaja menggunakan fitur Channels. Mereka juga bisa menentukan Status update siapa yang boleh dilihat anak, dan siapa yang diizinkan melihat Status anak.

Pengaturan ini menambah lapisan kontrol yang sebelumnya sudah mencakup peninjauan permintaan pesan dari kontak tak dikenal. Semua perubahan dilindungi PIN yang ditetapkan orang tua.

Pembatasan Meta AI

Untuk interaksi dengan Meta AI, orang tua punya dua pilihan. Opsi standar dirancang untuk pengguna usia 13 tahun ke atas, sedangkan opsi "Limited Content" membatasi topik yang bisa dibahas remaja dengan asisten AI tersebut.

Saat pengaturan Limited diaktifkan, fitur Meta AI yang mengandalkan Private Processing tidak bisa digunakan. Orang tua bisa memilih opsi mana yang dianggap sesuai untuk anak mereka.

Latar Belakang Pembaruan

WhatsApp pertama kali memperkenalkan akun yang dikelola orang tua untuk pra-remaja pada awal tahun ini. Fitur itu memungkinkan orang tua mengatur siapa yang bisa menghubungi anak, grup yang boleh diikuti, dan pengaturan privasi lainnya.

Beberapa pekan lalu, WhatsApp menambahkan bagian khusus "Parental controls" di aplikasi Settings pada iOS. Tujuannya memudahkan orang tua menemukan dan menyiapkan akun yang dikelola.

Pembaruan terbaru memperluas cakupan kontrol tersebut dari pra-remaja ke remaja. Fokusnya memberi orang tua visibilitas lebih besar terhadap aktivitas grup dan interaksi anak dengan Channels, Status, serta Meta AI.

Implikasi untuk Pengguna Indonesia

WhatsApp masih menjadi aplikasi pesan instan dominan di Indonesia. Fitur kontrol orang tua ini relevan bagi keluarga yang ingin mengawasi aktivitas digital remaja tanpa harus membaca isi percakapan mereka.

Pendekatan WhatsApp berbeda dari beberapa platform lain yang memberi orang tua akses lebih luas ke konten anak. Dengan enkripsi end-to-end tetap aktif, orang tua hanya bisa mengatur batasan, bukan memantau isi pesan.

Fitur ini paling cocok untuk orang tua yang ingin tetap menghormati privasi remaja namun perlu tahu dengan siapa dan di grup mana anak berinteraksi. Pembaruan mulai digulirkan secara bertahap ke pengguna WhatsApp di berbagai wilayah.

Follow www.sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: 9to5mac.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks