Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra Bawa Pengusaha Tambang ke Gubernur Sumbar, Bahas Perpanjangan IUP dan RKAB 2026

Penulis: Ridwan Azhari  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 15:35:52 WIB
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama pengusaha tambang bertemu Gubernur Sumbar bahas perpanjangan IUP dan RKAB 2026.

SAWAHLUNTO — Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mengajak langsung para pelaku usaha tambang batu bara ke Istana Gubernur Sumatera Barat, Rabu (20/5/2026). Pertemuan itu digelar untuk mempercepat proses perizinan yang dinilai krusial bagi kelangsungan industri di daerah tersebut.

Dua Poin Utama yang Dibahas: IUP dan RKAB 2026

Dalam pertemuan tersebut, ada dua persoalan utama yang menjadi fokus pembahasan. Pertama, percepatan perpanjangan IUP OP batu bara. Kedua, percepatan persetujuan RKAB untuk tahun 2026.

Wali Kota Riyanda Putra menekankan bahwa kelancaran administrasi dan perizinan di sektor pertambangan sangat dibutuhkan. Menurutnya, hal ini tidak hanya menjaga aktivitas usaha tetap berjalan, tetapi juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah dan penyerapan tenaga kerja di Sawahlunto.

Gubernur Sumbar Siap Fasilitasi Koordinasi dengan Pusat

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyambut positif langkah koordinasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Sawahlunto bersama para pengusaha. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat disebut siap menjembatani komunikasi dengan pemerintah pusat terkait kebutuhan daerah di sektor pertambangan.

Pemerintah Kota Sawahlunto juga berharap bisa bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bertemu langsung dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Langkah ini dinilai penting agar informasi yang diperoleh lebih tepat dan kebijakan yang diambil nantinya sesuai dengan kondisi masing-masing daerah.

Pendampingan dari Dua Dinas Daerah

Wali Kota Riyanda Putra dalam pertemuan itu didampingi oleh Kepala BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) serta Kepala Dinas PMPTSP (Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kota Sawahlunto. Sementara dari pihak provinsi, Gubernur didampingi oleh Kepala Dinas ESDM dan Kepala Dinas PTSP Sumatera Barat.

Kehadiran dua dinas teknis ini menunjukkan bahwa pembahasan tidak hanya menyangkut aspek perizinan, tetapi juga menyentuh sisi keuangan dan investasi daerah. Kolaborasi antara pemerintah kota, provinsi, dan pusat diharapkan mampu menjaga stabilitas investasi di Sawahlunto, kota yang dikenal memiliki sejarah panjang sebagai kawasan tambang batu bara.

Reporter: Ridwan Azhari
Sumber: lensanusantara.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top