Pasar Mobil Listrik di Sumatera Barat Tumbuh 10 Persen, Wuling Padang Optimistis Darion PHEV Jadi Pilihan Konsumen yang Masih Ragu

Penulis: Muzakir Salim  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 21:31:01 WIB
Penjualan mobil listrik di Sumatera Barat mencapai 10 persen dari total penjualan April 2024.

PADANG — Sepanjang April lalu, data Samsat mencatat sebanyak 820 unit mobil terjual di Sumatera Barat. Dari jumlah itu, kendaraan listrik mendominasi sekitar 10 persen atau setara dengan 82 unit. Wuling masuk dalam tiga besar merek yang menguasai pasar kendaraan listrik di Kota Padang.

"Dari angka 10 persen ini, Wuling masuk tiga besar dengan brand mobil listrik lainnya yang ada di Padang," ujar Branch Manager Wuling Padang Leonaldo Fitramardika dalam keterangan yang diterima Harian Singgalang.

Mengapa Wuling Luncurkan Varian PHEV di Tengah Pasar yang Baru Tumbuh?

Alih-alih hanya mengandalkan mobil listrik murni, Wuling Padang justru membuka segmen baru dengan menghadirkan Wuling Darion dan Eksion PHEV. Teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle ini menggabungkan mesin bensin dan motor listrik dalam satu kendaraan. Strategi ini dinilai sebagai jawaban bagi konsumen yang masih ragu-ragu meninggalkan bahan bakar fosil sepenuhnya.

"Jadi kami sengaja membuka segmen ini bagi konsumen yang masih ragu beralih ke tenaga listrik," kata Leonaldo.

Edukasi Konsumen Jadi Pekerjaan Rumah Utama

Operational Manager Wuling Sumatera, Romi Yunas, mengakui perjalanan mengedukasi masyarakat Sumatera Barat tentang kendaraan ramah lingkungan tidak mudah. Wuling merupakan merek pertama yang memperkenalkan segmen mobil listrik di Indonesia melalui varian Air EV pada 2022, termasuk di Sumatera Barat.

"Awalnya mengkampanyekan mobil listrik di Sumbar ini agak sulit, namun saat ini dalam perjalanan, masyarakat sudah mendapat edukasi tentang kendaraan ramah lingkungan ini, dengan meninggalkan kendaraan dari sumber energi fosil," jelas Romi.

Pangsa Pasar 10 Persen: Tanda Penerimaan atau Masih Niche?

Dengan pangsa 10 persen dari total penjualan mobil di Sumatera Barat, pasar kendaraan listrik di daerah ini masih tergolong kecil namun menunjukkan pertumbuhan. Kehadiran merek-merek lain setelah Wuling menjadi indikator bahwa pasar mulai terbentuk.

"Untuk penjualan mobil listrik di Padang kami merupakan inisiator. Hadirnya kami di Padang, bisa membuat market untuk mobil listrik dan ini disambut merek lain yang hadir juga di Padang," kata Leonaldo.

Wuling Padang optimistis persentase penjualan kendaraan listrik akan meningkat seiring bertambahnya pilihan model dan infrastruktur pengisian daya di Sumatera Barat. Varian PHEV disebut menjadi jembatan bagi konsumen yang ingin merasakan sensasi berkendara listrik tanpa harus sepenuhnya bergantung pada stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

Reporter: Muzakir Salim
Sumber: hariansinggalang.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top