Aset Perbankan Syariah Sumbar Tembus Rp 14,84 Triliun, Tumbuh 13,30 Persen pada Triwulan I 2026

Penulis: Ridwan Azhari  •  Senin, 25 Mei 2026 | 09:21:01 WIB
Total aset perbankan syariah Sumatera Barat mencapai Rp 14,84 triliun pada triwulan I 2026.

PADANG — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset perbankan syariah di Sumatera Barat mencapai Rp 14,84 triliun pada Maret 2026. Angka ini tumbuh 13,30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan itu diikuti oleh peningkatan penyaluran pembiayaan yang juga mencatatkan kinerja dua digit.

Data OJK menunjukkan, realisasi pembiayaan bank syariah di Sumbar hingga triwulan I 2026 mencapai Rp 12,71 triliun. Angka tersebut meningkat 14,68 persen secara tahunan. Kepala OJK Sumbar, Roni Nazra, menyebut sektor jasa keuangan daerah tumbuh solid dan berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

DPK Tumbuh Positif, Rasio Pembiayaan Bermasalah Terkendali

Di sisi penghimpunan dana, perbankan syariah mencatatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 11,27 triliun. Nilai ini naik 3,04 persen dibandingkan posisi Maret 2025. Meski lebih rendah dibandingkan pertumbuhan aset dan pembiayaan, tren positif ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan syariah masih terjaga.

Kualitas pembiayaan juga berada dalam batas aman. Rasio pembiayaan bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) tercatat di level 1,75 persen. Angka ini memang sedikit meningkat dari 1,49 persen pada triwulan I 2025, namun masih di bawah ambang batas yang ditetapkan regulator.

Kinerja Perbankan Syariah Topang Sektor Jasa Keuangan Daerah

Secara keseluruhan, total aset perbankan di Sumatera Barat hingga Maret 2026 mencapai Rp 86,74 triliun. Angka ini tumbuh 3,77 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, penyaluran kredit dan pembiayaan tercatat sebesar Rp 75,50 triliun, dan penghimpunan DPK mencapai Rp 62,92 triliun.

Menurut OJK, stabilitas sektor keuangan yang terjaga menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan pemulihan dan pembangunan ekonomi daerah di Sumatera Barat. Pertumbuhan perbankan syariah yang solid ikut mendorong perekonomian Sumbar yang pada triwulan I 2026 tumbuh 5,02 persen secara tahunan.

Reporter: Ridwan Azhari
Sumber: langgam.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top