PADANG — Momentum Hari Kebangkitan Nasional yang ke-118 menjadi panggung bagi Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat untuk menyerukan semangat kolektif. Dirlantas Polda Sumbar bersama Wadirlantas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bangkit dan bersatu, menjadikan peringatan tahun ini sebagai titik tolak memperkuat solidaritas.
Ajaran tersebut disampaikan dalam sebuah kegiatan internal yang juga menyoroti peran lalu lintas sebagai cerminan ketertiban dan kedisiplinan sosial. “Kebangkitan nasional bukan hanya soal sejarah, tapi juga bagaimana kita hari ini mampu bergerak bersama,” ujar perwakilan Dirlantas dalam pernyataan yang diterima, Senin lalu.
Pesan yang diusung kali ini tidak hanya bersifat seremonial. Dirlantas dan Wadirlantas Polda Sumbar secara khusus mengaitkan nilai-nilai kebangkitan dengan kesadaran berlalu lintas. Menurut mereka, ketertiban di jalan raya merupakan salah satu wujud nyata dari semangat gotong royong dan disiplin yang menjadi ciri bangsa yang bangkit.
“Mari kita jadikan peringatan ini sebagai pengingat untuk saling menghargai di jalan, mematuhi aturan, dan menjaga keselamatan bersama. Itu adalah bagian dari perjuangan kita saat ini,” tambahnya dalam kesempatan yang sama.
Ajakan ini ditujukan kepada seluruh warga Sumatera Barat tanpa terkecuali. Polda Sumbar berharap semangat kebangkitan dapat merasuk dalam keseharian masyarakat, terutama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Peringatan Harkitnas ke-118 sendiri mengusung tema yang menekankan pada persatuan dan percepatan transformasi.
Kegiatan ini menjadi salah satu dari rangkaian acara yang digelar oleh jajaran Polda Sumbar dalam menyambut hari bersejarah tersebut. Tidak ada agenda besar lain yang diumumkan, namun pesan kebersamaan menjadi fokus utama yang ingin disampaikan kepada publik.
Dengan semangat kebangkitan, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut ambil bagian dalam membangun ketertiban dan persatuan di daerah. Ajakan ini diharapkan terus bergema meski rangkaian peringatan telah usai.