PADANG — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) telah menyiapkan tambahan stok sebanyak 1,26 juta tabung elpiji 3 kilogram. Langkah antisipatif ini menyasar peningkatan kebutuhan energi rumah tangga dan usaha mikro di Sumatera Barat selama perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Total tambahan yang disiapkan mencapai 1.260.000 tabung. Jumlah ini di luar kuota normal distribusi harian untuk wilayah Sumatera Barat.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang biasanya terjadi saat hari raya. Aktivitas memasak dalam skala besar untuk hidangan kurban dan acara keluarga menjadi pemicu utama peningkatan konsumsi.
Dengan tambahan pasokan ini, Pertamina Sumbagut menargetkan harga elpiji 3 kilogram di tingkat pengecer tetap stabil. Distribusi tambahan akan difokuskan ke titik-titik rawan kelangkaan dan daerah dengan permintaan tinggi.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk membeli elpiji di pangkalan resmi. Hal ini untuk memastikan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah dan menghindari praktik penimbunan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Distribusi tambahan 1,26 juta tabung akan diprioritaskan ke daerah-daerah dengan kepadatan penduduk tinggi dan pusat keramaian. Kota Padang, Bukittinggi, dan beberapa kabupaten dengan tradisi penyembelihan hewan kurban dalam skala besar menjadi fokus utama.
Pertamina Sumbagut memastikan pasokan ke agen dan pangkalan di wilayah pedesaan juga akan diperkuat. Hal ini untuk mencegah warga di pelosok kesulitan mendapatkan gas melon saat hari raya.
Proses penyaluran tabung tambahan telah dimulai beberapa hari menjelang Idul Adha. Pertamina Sumbagut mengoperasikan sistem distribusi yang terintegrasi untuk memastikan pasokan tiba tepat waktu di setiap titik penjualan.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian dalam jumlah besar secara berlebihan. Pembelian secukupnya akan membantu menjaga ketersediaan stok bagi warga lain yang juga membutuhkan.
Warga dapat membeli elpiji 3 kilogram di pangkalan resmi Pertamina yang tersebar di seluruh Sumatera Barat. Harga di pangkalan resmi biasanya lebih murah dan sesuai HET dibandingkan dengan pengecer eceran.
Jika menemukan harga yang tidak wajar atau indikasi penimbunan, masyarakat dapat melapor ke hotline Pertamina atau Dinas Perdagangan setempat. Pengawasan distribusi akan diperketat selama periode hari raya.