Gubernur Sumbar Mahyeldi Raih Penghargaan Nasional Penggerak Ekonomi Umat, Ini Filosofi Keberhasilannya

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 13:36:01 WIB
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menerima penghargaan nasional sebagai Penggerak Ekonomi Umat di Jakarta.

JAKARTA — Penghargaan nasional kembali diraih Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Gubernur Mahyeldi Ansharullah menerima penghargaan dari Disway National Network (DNN) di Hotel JW Marriott Jakarta, Kamis (11/6/2026), untuk kategori Penggerak Ekonomi Umat dan Budaya Halal.

Mahyeldi dinilai unggul dalam 11 indikator strategis, termasuk inovasi layanan publik, ketahanan pangan, reformasi birokrasi, hingga pemberdayaan UMKM. Penilaian juga mencakup klaster sosial, budaya, lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan generasi muda.

Filosofi Adat Basandi Syarak Jadi Kunci

Mahyeldi menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari nilai dasar masyarakat Minangkabau. “Alhamdulillah, ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Sumatera Barat. Hasil kerja bersama pemerintah, ulama, tokoh adat, akademisi, hingga pelaku usaha,” ujarnya.

Ia menekankan filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah menjadi fondasi pembangunan ekonomi inklusif. Menurutnya, pendekatan berbasis nilai lokal ini membedakan Sumbar dari daerah lain yang fokus pada proyek fisik semata.

Target: Produk Halal Sumbar Tembus Pasar Global

Pemprov Sumbar tidak berhenti di penghargaan. Target ke depan adalah menjadikan budaya halal sebagai simbol integritas dan keberlanjutan, bukan sekadar label produk. Produk lokal Sumbar didorong agar mampu bersaing di pasar nasional dan global.

“Pembangunan yang baik adalah yang meningkatkan kesejahteraan, tapi tetap berakar pada nilai adat dan agama,” tegas Mahyeldi.

Penghargaan ini sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain bahwa pembangunan berbasis nilai lokal mampu bersinar di kancah nasional. Ekosistem industri halal Sumbar mulai diperhitungkan, terutama dari sisi pemberdayaan UMKM yang merakyat.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: minangkabaunews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top