Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Masyarakat Perbanyak Puasa dan Introspeksi Diri di Bulan Muharam 1448 H

Penulis: Muzakir Salim  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 16:35:01 WIB
Ketua DPRD Sumbar Muhidi mengajak masyarakat memperbanyak puasa dan introspeksi di awal Tahun Baru Islam 1448 H.

PADANG — Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, mendorong masyarakat mengisi awal tahun hijriah dengan introspeksi diri dan memperkuat komitmen beribadah. Hal ini ia sampaikan dalam acara menyambut Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Darul Amal, Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Selasa (16/6/2026).

Puasa Asyura: Penghapus Dosa Setahun

Muhidi menjelaskan bahwa Muharam merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT. Ia secara khusus menyoroti amalan puasa sunnah, terutama pada Hari Asyura yang jatuh pada 10 Muharam.

“Puasa Asyura memiliki keutamaan yang sangat besar. Bagi yang menjalankannya dengan penuh keikhlasan, Allah SWT menjanjikan penghapusan dosa-dosa selama satu tahun yang telah lalu,” ujarnya dalam tausiyah yang dikutip dari rilis resmi.

Menurutnya, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berpuasa pada hari tersebut sebagai bentuk syukur atas keselamatan yang diberikan Allah SWT kepada Bani Israil.

Salat Khusyuk Jadi Indikator Kualitas Iman

Selain puasa, Ketua DPRD Sumbar itu menekankan pentingnya muhasabah atau evaluasi diri di awal tahun. Ia menyebut bahwa setiap individu perlu meninjau kembali perjalanan hidupnya, baik dalam urusan pekerjaan, ibadah, maupun kontribusi sosial.

“Memasuki tahun baru Islam harus menjadi titik awal untuk memperbaiki kualitas diri dan memperkuat komitmen dalam menjalankan ajaran agama,” katanya.

Muhidi menambahkan, kualitas salat menjadi salah satu indikator penting dalam kehidupan seorang muslim. Ia menegaskan bahwa salat yang dijalankan dengan khusyuk tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga membentuk akhlak mulia dan karakter yang lebih baik.

“Jika ingin meraih kemuliaan hidup, maka jagalah salat lima waktu dan lengkapi dengan ibadah-ibadah sunnah seperti salat tahajud,” imbuhnya.

Harapan di Tahun Baru Islam

Di akhir tausiyah, Muhidi berharap momentum Muharam 1448 Hijriah dapat membangkitkan semangat masyarakat untuk memperbaiki diri. Ia mengajak seluruh elemen untuk menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan demikian, cita-cita meraih keberhasilan di dunia sekaligus kebahagiaan di akhirat dapat terwujud,” pungkasnya.

Reporter: Muzakir Salim
Sumber: bentengsumbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top