Listrik Bontang Padam Gegara Gangguan PLTGU, Distribusi Air Bersih Ikut Tersendat

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 21:31:31 WIB
Pemadaman listrik di Bontang disebabkan gangguan teknis pada PLTGU sistem interkoneksi Kalimantan.

SUMATERA BARAT — PLN menyebut pemadaman bergilir kali ini menyasar tiga wilayah sekaligus: Bontang Utara, Bontang Barat, dan Bontang Selatan. Informasi resmi disampaikan melalui pesan WhatsApp kepada pelanggan. Gangguan teknis pada PLTGU di sistem interkoneksi Kalimantan menjadi biang keladi padamnya listrik di kota industri tersebut.

Pelaksana Harian Manajer Komunikasi dan TJSL PLN Bontang, Annisa Nabiha, mengatakan kondisi ini belum akan pulih dalam waktu dekat. “Masih akan ada gangguan dan dilakukan pemadaman bergilir sampai Juli nanti,” ujarnya.

PDAM Setop Aliran Air, Warga Terdampak Ganda

Pemadaman listrik tak hanya mematikan lampu warga. Perumda Tirta Taman Bontang, perusahaan daerah pengelola air bersih, menghentikan distribusi karena instalasi pendukung tak bisa beroperasi tanpa listrik.

Direktur Perumda Tirta Taman, Suramin, menyampaikan permintaan maaf kepada pelanggan. “Distribusi air bersih dihentikan sementara hingga pasokan listrik kembali normal,” katanya. Artinya, selama jadwal pemadaman bergilir masih berlangsung, warga di sejumlah titik harus bersiap menghadapi dua krisis sekaligus: listrik mati dan keran air kering.

Juli Masih Bakal Gelap, PLN Belum Pastikan Kapan Normal

PLN Bontang belum memberikan kepastian kapan seluruh gangguan teknis di PLTGU tuntas. Yang jelas, pemadaman bergilir akan terus berlangsung sepanjang Juli 2026. Bagi warga Bontang, ini berarti harus menyiapkan cadangan listrik dan air untuk beberapa pekan ke depan.

Belum ada pernyataan resmi dari PLN mengenai progres perbaikan PLTGU atau langkah kompensasi bagi pelanggan yang dirugikan. Sementara itu, koordinasi antara PLN dan Perumda Tirta Taman menjadi krusial agar jadwal pemadaman bisa diselaraskan dengan kebutuhan distribusi air bersih masyarakat.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: klikkaltim.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top