SUMATERA BARAT — Pameran otomotif terbesar di Indonesia, GIIAS 2026, resmi memasuki hari pertamanya yang dikhususkan bagi awak media. Puluhan pabrikan global sudah bersiap memamerkan kendaraan terbaru dan teknologi masa depan di ajang yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, hari ini.
Keyakinan Gaikindo menaikkan target penjualan bukan tanpa dasar. Catatan distribusi kendaraan secara wholesales dan retail pada paruh pertama 2026 konsisten menunjukkan pertumbuhan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Capaian positif di paruh pertama tahun ini menjadi modal dan fondasi kuat bagi kita untuk mengawal target penjualan nasional hingga akhir tahun,” ujar Ketua Harian Gaikindo, Anton Kumonthy.
GIIAS 2026 mengusung tema akselerasi teknologi dan keberlanjutan. Ajang ini diharapkan menjadi katalis untuk mendongkrak gairah pasar, sekaligus menyuguhkan pilihan kendaraan terkini kepada masyarakat.
Mulai dari kendaraan bermesin pembakaran internal yang lebih efisien, kendaraan hibrida, hingga lini kendaraan listrik murni (EV) akan dipamerkan. Kehadiran puluhan merek kendaraan penumpang, komersial, dan industri pendukung membuktikan Indonesia tetap menjadi pasar strategis bagi investor global.
Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, menyatakan optimisme tinggi di tengah dinamika perekonomian global dan nasional. “Industri otomotif nasional diproyeksikan berada di jalur positif dan optimis mampu mencatatkan pertumbuhan yang berkelanjutan sepanjang tahun 2026,” katanya.
Target penjualan 850.000 unit dinilai realistis. Daya beli masyarakat yang berangsur stabil dan masifnya inovasi produk dari agen pemegang merek (APM) menjadi faktor pendorong utama.
Gaikindo menekankan GIIAS tidak hanya berfungsi sebagai ajang penjualan. Pameran ini juga menjadi wadah edukasi bagi publik mengenai transisi energi dan mobilitas ramah lingkungan.
Sinergi antara pemerintah, pelaku industri, lembaga pembiayaan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama agar target pertumbuhan tahun ini tercapai. Hal ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai basis penting industri otomotif di Asia Tenggara.