PADANG — Peluncuran tujuh buku sekaligus karya akademisi dan politikus senior Guspardi Gaus berlangsung khidmat di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Sabtu (1/8/2026). Acara yang dirangkai dengan peringatan ulang tahunnya yang ke-70 ini turut dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Wali Kota Padang Fadly Amran, dan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir.
Bedah buku bertajuk "Refleksi Pemikiran Politik dan Kenegaraan Guspardi Gaus" menjadi rangkaian utama dalam acara tersebut. Sejumlah tokoh nasional dan daerah tampak hadir memberikan penghormatan kepada mantan anggota DPR RI itu.
Bagi Fadly Amran, kehadirannya bukan sekadar formalitas. Ia menilai Guspardi Gaus memiliki ruang tersendiri dalam perjalanan karier politiknya. Keputusan penting dalam hidupnya, termasuk saat maju pada Pilkada Padang Panjang dan Padang, selalu melalui proses silaturahmi dan meminta nasihat terlebih dahulu.
"Beberapa keputusan penting dalam hidup saya, termasuk saat maju sebagai calon Wali Kota Padang Panjang maupun Wali Kota Padang, saya selalu menyempatkan diri bersilaturahmi dan meminta wejangan kepada beliau," ungkap Fadly di sela-sela acara.
Fadly menambahkan bahwa peluncuran tujuh seri buku ini merupakan momentum penting. Karya-karya tersebut dinilainya mendokumentasikan perjalanan hidup, pemikiran kritis, serta pengabdian Guspardi kepada bangsa dan negara.
"Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-70 kepada Bapak Guspardi Gaus sekaligus selamat atas peluncuran tujuh bukunya. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, keberkahan usia, serta kekuatan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Sumatera Barat dan Kota Padang," tambahnya.
Senada dengan Fadly, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir memposisikan Guspardi Gaus layaknya seorang guru sekaligus kakak yang tiada henti memberikan bimbingan. Ia secara khusus mengapresiasi rekam jejak Guspardi selama menjabat di DPR RI.
Salah satu warisan pengabdian yang paling membekas bagi Maigus adalah peran Guspardi dalam mengawal lahirnya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022 tentang Provinsi Sumatera Barat. Menurutnya, kontribusi tersebut menjadi bukti nyata perjuangan tokoh asal Ranah Minang itu untuk daerahnya.
Di hadapan para hadirin, Guspardi Gaus tak kuasa menyembunyikan rasa syukur dan harunya. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tokoh, pimpinan daerah, sahabat, keluarga, serta masyarakat yang senantiasa mendukung langkahnya.
Ketujuh buku yang diluncurkan, terangnya, merupakan kristalisasi dari berbagai gagasan, pandangan, serta pernyataannya yang terekam sejak ia mengemban amanah di DPRD Provinsi Sumatera Barat hingga melenggang ke Senayan.
"Sebagai seorang akademisi, saya juga terbiasa mengarsipkan setiap tulisan dan pemikiran. Alhamdulillah, semua itu kini dapat dihimpun menjadi tujuh buku. Saya berharap buku-buku tersebut tidak hanya menjadi catatan perjalanan pribadi saya, tetapi juga menjadi referensi dan inspirasi bagi masyarakat Indonesia," pungkas Guspardi Gaus. [*/hdp]