Pencarian

Tanpa Kenal Lelah, TNI Bangun Puluhan Jembatan untuk Pulihkan Akses di Sumut

Senin, 02 Februari 2026 • 16:55:02 WIB
Tanpa Kenal Lelah, TNI Bangun Puluhan Jembatan untuk Pulihkan Akses di Sumut
TNI Bangun Puluhan Jembatan untuk Pulihkan Akses di Sumut

Sumatera, 02 Februari 2026 - Prajurit TNI terus bekerja secara intensif untuk memulihkan kehidupan masyarakat Sumatra Utara pascabencana banjir yang terjadi sekitar dua bulan lalu. Salah satu fokus utama adalah pembangunan dan perbaikan jembatan yang rusak agar konektivitas warga kembali terhubung.

Di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, personel TNI terlihat melakukan berbagai pekerjaan fisik, mulai dari menggali tanah hingga mengangkut material batu untuk membangun fondasi jembatan gantung yang menghubungkan Desa Sipan dengan Kelurahan Sihaporas. Kegiatan serupa juga berlangsung di Desa Ujung Batu, Kecamatan Barus, di mana prajurit mempersiapkan pilar penyangga jembatan.

Tak hanya mengandalkan tenaga manual, TNI juga mengerahkan alat berat untuk mempercepat pembangunan, seperti pada proyek jembatan beton di Desa Sigiring-giring, Kecamatan Tukka. Sementara itu, di Desa Bair, Kecamatan Tapian Nauli, pembangunan jembatan Armco tengah berjalan dengan pengerjaan sistem drainase.

Hingga pertengahan bulan ini, TNI menargetkan penyelesaian puluhan jembatan di berbagai wilayah Sumatra Utara. Jembatan yang dibangun meliputi jenis Bailey, Armco, serta jembatan perintis atau gantung. Sejumlah jembatan telah rampung dan dapat digunakan masyarakat, sementara lainnya masih dalam berbagai tahapan pengerjaan, mulai dari penggalian fondasi hingga perakitan material.

Selain proyek yang sedang berjalan, TNI juga merencanakan pembangunan 21 jembatan Bailey baru yang tersebar di beberapa kabupaten, seperti Batu Bara, Simalungun, Asahan, Labuhan Batu, Nias, Humbang Hasundutan, Mandailing Natal, hingga Tapanuli Utara. Pembangunan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga.

Upaya serupa juga dilakukan di Provinsi Aceh. Pembangunan jembatan untuk menyambung kembali akses warga terdampak bencana terus dikebut, salah satunya di Desa Pematang Durian, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, yang telah selesai sepenuhnya. Beberapa lokasi lain masih dalam tahap pengerjaan dengan progres bervariasi.

Selain jembatan, TNI AD juga membantu membersihkan rumah, fasilitas umum, dan sekolah-sekolah terdampak bencana agar masyarakat, termasuk lansia serta pelajar, dapat segera kembali menjalani aktivitas secara normal. Kehadiran TNI di lapangan menjadi bagian dari upaya negara untuk mempercepat pemulihan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana dapat terpenuhi.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks