PADANG — Sesosok jasad pria ditemukan dalam posisi tertelungkup di aliran sungai kecil Banda Bakali, tepat di sekitar Lapangan Matador, Kelurahan Parak Gadang Timur. Peristiwa itu pertama kali diketahui warga sekitar pukul 13.40 WIB dan langsung dilaporkan ke pihak berwenang.
Evakuasi Melibatkan Belasan Unsur Gabungan
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Padang, kepolisian, TNI, Inafis, PMI, Tagana, serta aparatur kecamatan dan kelurahan langsung diterjunkan ke lokasi. Proses evakuasi berlangsung lancar berkat koordinasi antarinstansi dan bantuan warga setempat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyebut pihaknya menerima laporan warga dan segera mengerahkan tim Rescue untuk melakukan pendataan serta evakuasi. “Proses evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama berbagai pihak di lapangan,” ujarnya.
Identitas Korban Dikonfirmasi Keluarga
Setelah proses identifikasi, jasad dipastikan milik Afrizal (62), warga Banuaran. Kepastian itu diperoleh setelah istri korban datang ke lokasi dan mengenali pakaian berwarna kuning yang dikenakan suaminya. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk penanganan lebih lanjut dan pemeriksaan medis.
Penyebab Kematian Masih Diselidiki
Hingga saat ini, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Belum ada keterangan resmi mengenai dugaan awal atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi di sekitar lokasi kejadian sudah kembali normal sejak Minggu sore setelah proses evakuasi selesai dilakukan.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat mengingat aliran Banda Bakali kerap digunakan sebagai saluran drainase di kawasan padat penduduk tersebut.