TANAH DATAR — Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengambil langkah konkret menekan angka kecelakaan di jalur strategis Padang Panjang–Bukittinggi. Wakil Bupati Ahmad Fadly menggelar rapat koordinasi dengan BPTD Kelas II Sumbar dan Dinas Perhubungan Sumbar untuk merumuskan langkah pencegahan jangka panjang.
“Salah satu usulan yang kami sampaikan adalah pembatasan jadwal operasional kendaraan tertentu. Alhamdulillah, usulan tersebut disambut baik,” ujar Ahmad Fadly dalam keterangan yang diterima SuhaNews.
Ruas Jalan dengan Turunan Panjang dan Tingkat Kecelakaan Tinggi
Ruas jalan Padang Panjang–Bukittinggi, khususnya di Kecamatan X Koto, dikenal memiliki turunan panjang yang kerap memicu rem blong pada kendaraan berat. Kondisi ini telah menimbulkan trauma mendalam bagi masyarakat setempat karena kecelakaan tidak hanya mengakibatkan kerugian materi, tetapi juga merenggut nyawa.
Data di lapangan menunjukkan bahwa titik-titik rawan kecelakaan di jalur ini terus menjadi perhatian serius. Ahmad Fadly menekankan perlunya pemetaan komprehensif terhadap lokasi-lokasi yang kerap menjadi titik terjadinya kecelakaan.
Langkah Mitigasi yang Segera Dilakukan
Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah langkah mitigasi yang bisa segera direalisasikan. Beberapa di antaranya adalah peningkatan rambu-rambu lalu lintas, pemasangan marka jalan yang lebih jelas, serta penambahan fasilitas keselamatan jalan.
Selain itu, penguatan sistem pengawasan pada titik-titik dengan tingkat kerawanan tinggi juga menjadi prioritas. “Data dan informasi lapangan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan keselamatan transportasi. Oleh sebab itu, diperlukan pemetaan yang komprehensif,” tambah Ahmad Fadly.
Komitmen BPTD dan Harapan Pembahasan Lanjutan
Kepala BPTD Kelas II Sumatera Barat, Deddy Gusman, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya yang dilakukan Pemkab Tanah Datar. Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi fasilitas perlengkapan jalan dan menyusun rekomendasi penanganan berdasarkan kondisi aktual di lapangan.
“Insya Allah, kami mendukung sepenuhnya apa yang menjadi harapan Wakil Bupati Tanah Datar. Saat ini kami juga terus melakukan berbagai upaya antisipatif secara komprehensif agar kecelakaan tidak kembali terjadi,” ujar Deddy Gusman.
Ahmad Fadly berharap koordinasi ini tidak berhenti pada pertemuan hari ini. Ia mendorong agar hasil koordinasi ditindaklanjuti melalui langkah konkret yang melibatkan seluruh pihak terkait, sehingga upaya pencegahan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan bagi keselamatan masyarakat.