SUMATERA BARAT — IHSG langsung melesat sejak pembukaan bursa dan menyentuh level 6.221,44 pada pukul 09.10 WIB. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, saham-saham anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menjadi pendorong utama. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) memimpin dengan kenaikan 210 poin (5 persen) ke Rp4.410 per saham. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 210 poin (5,9 persen) ke Rp3.770, sementara PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat 120 poin (4,21 persen) ke posisi Rp2.970 per saham.
Dari Tambang hingga Telekomunikasi Ikut Hijau
Lonjakan tak hanya terjadi di sektor perbankan. Saham BUMN pertambangan mencatat kenaikan dua digit. PT Timah Tbk (TINS) melesat 260 poin (7,88 persen), sedangkan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat 220 poin (7,72 persen) ke level Rp3.070. Di sektor telekomunikasi, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) ikut menghijau dengan kenaikan 80 poin (2,80 persen).
Kepala BP BUMN: Ini Bukti Kinerja BUMN di Puncak
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menanggapi positif pergerakan pasar tersebut. Menurutnya, reli ini bukan sekadar sentimen sesaat, melainkan refleksi dari transformasi bisnis yang telah dilakukan secara menyeluruh.
“Kita tentu berterima kasih kepada seluruh investor yang menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap pasar modal kita. Kinerja IHSG yang menguat cukup signifikan, termasuk penguatan rupiah, menjadi cerminan nyata bahwa BUMN kita saat ini berada dalam posisi terbaiknya,” ujar Dony, Senin (15/6).
Dony menambahkan, meskipun dinamika pasar jangka pendek kerap diwarnai sentimen, investor pada akhirnya akan tetap rasional. “Mereka melihat realitas kinerja BUMN yang kini jauh lebih sehat, efisien, dan menguntungkan,” tegasnya.