PADANG — Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan menyebar di sebagian besar wilayah Sumatera Barat mulai Rabu (20/5) hingga Jumat (22/5/2026). BMKG Minangkabau mencatat, pada siang hingga sore hari ini, hujan lebat berpotensi terjadi di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Kota Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya.
Memasuki malam hari, potensi hujan ringan tetap meluas, namun hujan sedang hingga lebat diprakirakan terkonsentrasi di Pasaman dan Sijunjung. Pada Kamis (21/5), ancaman serupa masih mengintai Kepulauan Mentawai, Lima Puluh Kota, dan Sijunjung. Sementara itu, Jumat (22/5) menjadi puncak kewaspadaan bagi tiga daerah: Kepulauan Mentawai, Solok Selatan, dan Dharmasraya.
BMKG mencatat suhu udara di Sumbar selama periode ini berkisar antara 18 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 60 hingga 98 persen. Kombinasi suhu panas dan kelembapan tinggi ini kerap memicu pertumbuhan awan konvektif yang menghasilkan hujan lebat secara tiba-tiba.
Kecepatan angin bertiup dari selatan hingga barat laut dengan kecepatan 4 hingga 24 kilometer per jam. Meski kecepatan angin tergolong normal, BMKG mengingatkan potensi pohon tumbang jika hujan deras disertai angin kencang terjadi di daerah rawan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir, longsor, serta pohon tumbang, terutama di daerah rawan bencana. Wilayah perbukitan dan lereng di Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Agam menjadi perhatian khusus karena kerentanan terhadap tanah longsor saat hujan deras mengguyur dalam waktu lama.
Masyarakat di kawasan pesisir, khususnya Kepulauan Mentawai dan Pesisir Selatan, juga diminta waspada terhadap gelombang tinggi yang dapat dipicu oleh hujan lebat di laut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan bencana signifikan akibat hujan di wilayah Sumatera Barat.