BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sumatera Barat, 14 Daerah Berpotensi Hujan Lebat hingga 22 Mei 2026

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13:01 WIB
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di 14 daerah Sumatera Barat hingga 22 Mei 2026.

PADANG — Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan menyebar di sebagian besar wilayah Sumatera Barat mulai Rabu (20/5) hingga Jumat (22/5/2026). BMKG Minangkabau mencatat, pada siang hingga sore hari ini, hujan lebat berpotensi terjadi di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Kota Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya.

Daerah yang Masuk Zona Waspada Hujan Lebat

Memasuki malam hari, potensi hujan ringan tetap meluas, namun hujan sedang hingga lebat diprakirakan terkonsentrasi di Pasaman dan Sijunjung. Pada Kamis (21/5), ancaman serupa masih mengintai Kepulauan Mentawai, Lima Puluh Kota, dan Sijunjung. Sementara itu, Jumat (22/5) menjadi puncak kewaspadaan bagi tiga daerah: Kepulauan Mentawai, Solok Selatan, dan Dharmasraya.

Suhu dan Kelembapan Ekstrem Bisa Picu Bencana

BMKG mencatat suhu udara di Sumbar selama periode ini berkisar antara 18 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 60 hingga 98 persen. Kombinasi suhu panas dan kelembapan tinggi ini kerap memicu pertumbuhan awan konvektif yang menghasilkan hujan lebat secara tiba-tiba.

Kecepatan angin bertiup dari selatan hingga barat laut dengan kecepatan 4 hingga 24 kilometer per jam. Meski kecepatan angin tergolong normal, BMKG mengingatkan potensi pohon tumbang jika hujan deras disertai angin kencang terjadi di daerah rawan.

Imbauan BMKG: Waspada Banjir dan Longsor di Wilayah Rawan

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir, longsor, serta pohon tumbang, terutama di daerah rawan bencana. Wilayah perbukitan dan lereng di Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Agam menjadi perhatian khusus karena kerentanan terhadap tanah longsor saat hujan deras mengguyur dalam waktu lama.

Masyarakat di kawasan pesisir, khususnya Kepulauan Mentawai dan Pesisir Selatan, juga diminta waspada terhadap gelombang tinggi yang dapat dipicu oleh hujan lebat di laut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan bencana signifikan akibat hujan di wilayah Sumatera Barat.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: katasumbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top