JAKARTA — IHSG langsung jatuh ke zona merah pada pembukaan perdagangan Senin (18/5), kehilangan 138,558 poin atau setara 2,06 persen ke posisi 6.584,762. Angka itu lebih buruk dibandingkan masa preopening yang sempat mencatat penurunan 1,40 persen.
Tekanan jual tidak hanya melanda bursa saham domestik. Di pasar valuta asing, rupiah pagi ini dibuka melemah 33 poin atau 0,19 persen terhadap dolar AS, berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.00 WIB.
Bursa Asia Ikut Merah, China Jadi Satu-satunya yang Hijau
Pelemahan IHSG sejalan dengan mayoritas bursa kawasan Asia yang kompak bergerak negatif. Nikkei 225 Jepang ambles 1,02 persen, Hang Seng Hong Kong turun 1,06 persen, dan Straits Times Singapura melemah 0,32 persen. Hanya indeks SSE Composite China yang mencatatkan penguatan tipis 0,06 persen.
Level Psikologis Rp 17.600 Kembali Tembus
Pergerakan rupiah pagi ini menembus kembali level psikologis Rp 17.600 per dolar AS. Pelemahan sebesar 33 poin ini memperpanjang tren negatif mata uang Garuda dalam beberapa pekan terakhir. Pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia dan pergerakan dolar global.
Apa yang Bisa Terjadi Selanjutnya?
Tekanan jual di pasar saham dan valas kerap dipicu oleh sentimen eksternal, seperti data ekonomi AS atau ketegangan geopolitik. Investor disarankan mencermati pergerakan indeks di sesi berikutnya, mengingat volatilitas masih tinggi. Belum ada pernyataan resmi dari otoritas bursa atau Bank Indonesia terkait pergerakan pagi ini.