PADANG — Wilayah Pasaman dan Agam diperkirakan menjadi titik dengan intensitas hujan tertinggi pada siang hingga sore hari, dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat. Sementara itu, Padang Pariaman dan Pariaman diprediksi mengalami kondisi serupa pada malam hari.
Wilayah Waspada: dari Mentawai hingga Sijunjung
Selain status siaga, BMKG juga menetapkan status waspada potensi hujan sedang hingga lebat di delapan daerah. Wilayah tersebut mencakup Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Tanah Datar, Kota Padang, Pesisir Selatan, Sawahlunto, Sijunjung, dan sekitarnya.
“Siaga potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Pasaman, Agam, Padang Pariaman, dan Pariaman. Waspada potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Tanah Datar, Padang, Pesisir Selatan, Sawahlunto, Sijunjung dan sekitarnya,” demikian keterangan tertulis BMKG yang diterima Katasumbar.
Prakiraan Cuaca Per Waktu: Pagi Cerah, Siang-Sore Waspada
Pagi hari, Sumatera Barat diprediksi cerah hingga cerah berawan. Potensi hujan ringan hingga sedang baru muncul di wilayah Kepulauan Mentawai.
Memasuki siang hingga sore, cuaca berubah menjadi berawan dengan potensi hujan ringan. Hujan sedang hingga lebat diprediksi terjadi di Padang Pariaman, Pariaman, Tanah Datar, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Sawahlunto, dan Sijunjung.
Khusus untuk Pasaman dan Agam, potensi hujan lebat hingga sangat lebat menjadi perhatian utama BMKG pada periode ini.
Malam dan Dini Hari: Puncak Intensitas di Pesisir Barat
Pada malam hari, hujan sedang hingga lebat diprediksi mengguyur Agam, Pasaman, dan Pesisir Selatan. Sementara itu, Padang Pariaman dan Pariaman berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
Memasuki dini hari, hujan sedang hingga lebat bergeser ke Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, dan Pesisir Selatan.
Kondisi Atmosfer: Suhu 18-31 Derajat, Angin dari Tenggara
BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Barat berkisar antara 18 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembaban udara 68 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 4 hingga 28 kilometer per jam.
Masyarakat di wilayah siaga dan waspada diimbau untuk mewaspadai potensi genangan air, pohon tumbang, serta tanah longsor di daerah perbukitan. Belum ada laporan dampak kerusakan atau korban jiwa akibat cuaca ekstrem ini hingga berita diturunkan.