Pencarian

Ketua Panitia Pilwana Seulayat Ulakan Akui Keterlibatan Anggota dan Perangkat Nagari untuk Menangkan Calon Tertentu

Sabtu, 11 Juli 2026 • 23:06:31 WIB
Ketua Panitia Pilwana Seulayat Ulakan Akui Keterlibatan Anggota dan Perangkat Nagari untuk Menangkan Calon Tertentu
Ketua Panitia Pilwana Seulayat Ulakan mengakui adanya keberpihakan anggota panitia dalam pilwana.

PADANG PARIAMAN — Pelaksanaan Pilwana serentak di Seulayat Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakih, Padang Pariaman, pada 27 Juni 2026, disebut tidak mencerminkan proses demokrasi yang jujur dan adil. Ketua Panitia Pilwana setempat, Muhammad Yani, justru menjadi pihak yang membongkar sendiri kebobrokan yang terjadi di nagarinya.

Pengakuan Ketua Panitia: Ada Tekanan dan Pembiaran

Muhammad Yani mengaku bahwa selama tahapan Pilwana berlangsung, ia menerima laporan berbagai kejanggalan. Namun, ia mengaku tidak memiliki kewenangan untuk melarang praktik curang tersebut.

"Ada oknum perangkat nagari yang terang-terangan berpihak pada salah satu calon, tak bisa dicegah oleh panitia," kata Muhammad Yani, Sabtu (11/7/2026).

Lebih dari itu, ia bahkan mengetahui bahwa sebagian anggota panitia turut andil memenangkan salah satu calon, sebuah tindakan yang seharusnya tidak mereka lakukan. "Saya pun dalam menjalankan tugas sebagai Ketua Pilwana ditekan oleh Pejabat Walinagari Seulayat Ulakan, sekaitan pemberitahuannya hasil Pilwana ke semua calon walinagari," ujarnya dengan lantang.

Mengapa Calon Walinagari yang Kalah Membawa Kasus Ini ke Pengadilan?

Akibat tekanan dan keberpihakan yang sistemik, Muhammad Yani menyebut bahwa calon walinagari yang kalah tidak menekan hasil akhir pemilihan. Pola ini memicu salah satu calon, Sulaiman, bersama calon lainnya untuk memperkarakan Pilwana ini ke pengadilan.

"Sangat wajar Sulaiman, bersama calon walinagari lainnya di Seulayat Ulakan yang memperkarakan Pilwana ini. Saya bersedia jadi saksi, membongkar kejadian yang sebenarnya, dalam menyudutkan calon dalam permainan ini," tegas Muhammad Yani.

Tuntutan ke Pemkab dan Bamus: Selesaikan Secara Objektif

Muhammad Yani mendesak Pemkab Padang Pariaman dan Badan Musyawarah (Bamus) Seulayat Ulakan untuk menyelesaikan persoalan ini dengan bijak dan objektif. Ia menegaskan bahwa Pilwana kali ini tidak mencerminkan semangat Pilwana berdunsanak yang seharusnya dijunjung tinggi di ranah Minang.

"Berani saya katakan, kalau Pilwana Seulayat Ulakan tidak mencerminkan Pilwana berdunsanak kemarin itu," ungkapnya.

Dukungan penuh juga disampaikan Muhammad Yani terhadap langkah hukum yang akan ditempuh para calon yang dirugikan. "Saya dukung, dan saya nyatakan siap pula jadi saksi, demi kebaikan nagari ini di masa mendatang," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: minangkabaunews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks