PADANG — Tiga orang korban kecelakaan tunggal yang melibatkan minibus PO Kawan di Jalan Adinegoro, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Dr. M. Djamil. Insiden yang terjadi pada Kamis (23/7/2026) subuh itu membuat kendaraan terbalik dengan posisi rebah kuda dan memicu kepanikan warga sekitar.
Kronologi: Diduga Hilang Kendali di Jalan Adinegoro
Peristiwa nahas itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.45 WIB. Minibus PO Kawan diduga kehilangan kendali hingga terbalik tepat di seberang kawasan Timbangan Lubuk Buaya. Warga setempat yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan pertama sebelum proses evakuasi diarahkan ke fasilitas kesehatan terdekat.
RS M. Djamil Konfirmasi Tiga Pasien Masuk IGD
Wakil Kepala Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan RS M. Djamil, Rizki Rasyidi, membenarkan bahwa pihaknya menerima ketiga korban. "Benar, RS M. Djamil menerima tiga pasien korban kecelakaan tunggal minibus PO Kawan di Jalan Adinegoro. Ketiganya terdiri dari satu orang sopir dan dua orang penumpang yang langsung mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat," ujar Rizki dalam keterangan resminya.
Setibanya di IGD, tim medis langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh dan asesmen kondisi klinis. Penanganan kedaruratan diberikan secara spesifik sesuai tingkat keparahan cedera masing-masing korban.
Kondisi Terkini: Masih Dipantau Ketat Tim Medis
"Saat ini ketiga pasien masih menjalani perawatan intensif di RS M. Djamil. Tim medis terus melakukan pemantauan secara berkala dan memberikan penanganan terbaik sesuai kondisi klinis masing-masing pasien," kata Rizki menjelaskan perkembangan terkini.
Sebagai rumah sakit rujukan utama di Sumatera Barat, RS M. Djamil memastikan seluruh proses pelayanan medis berjalan cepat dan patuh pada standar keselamatan pasien. Pihak rumah sakit juga berinisiatif melacak dan menghubungi keluarga korban agar proses pendampingan pemulihan berjalan lancar. "Rumah sakit juga terus berkoordinasi dengan keluarga pasien serta pihak terkait untuk memastikan seluruh kebutuhan pelayanan dapat terpenuhi dengan baik," ucap Rizki.
Peringatan bagi Pengendara di Pagi Buta
Insiden ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan berkendara di pagi buta, terutama di jalur lintas daerah seperti Jalan Adinegoro. Rizki menegaskan bahwa RS M. Djamil senantiasa bersiaga penuh selama 24 jam untuk merespons berbagai insiden kritis darurat yang terjadi di wilayah Padang dan sekitarnya.